Wednesday, April 15, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

PLBN Motaain Terus Hadirkan Pasar Murah, Beras Murah Jadi Incaran, IRT : Beli Begini Ini Lebih Bagus

ATAMBUA, The East Indonesia – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain terus berkomitmen membantu meringankan beban ekonomi masyarakat perbatasan.

Pada Selasa (14/4/2026), PLBN Motaain kembali menghadirkan Pasar Murah yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu.

Kegiatan yang berlangsung di area PLBN ini langsung dipadati warga sejak pagi hari. Komoditas beras murah Rp. 60.000 per 5 kilo dengan stok yang dibawa 9 ton menjadi primadona dan paling banyak diincar oleh warga yang ingin mengamankan stok pangan rumah tangga dengan harga di bawah pasar.

Selain beras, tersedia juga stok gula pasir merk Kristal dengan harga terjangkau yang turut diserbu pembeli.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dan pengelola perbatasan untuk menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat di beranda terdepan Indonesia.

Administrator Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Maria Fatima Rika, S.STP saat diwawancarai awak media ini mengatakan bahwa Pihak BNPP melalui PLBN Motaain berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi di perbatasan, dengan memahami bahwa kesejahteraan warga sangat bergantung pada stabilitas harga pangan.

“Oleh karena itu, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu, hari ini kami kembali menghadirkan Pasar Murah. Kami menyediakan beras kualitas baik seharga Rp60.000 per 5 kilogram serta stok gula pasir Kristal dengan harga Rp. 21.000. Inisiatif ini untuk meringankan beban ekonomi dan memastikan stok pangan di dapur masyarakat,” pungkasnya.

Administrator PLBN Motaain berharap kegiatan ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kami di PLBN Motaain akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” pintanya.

Pasar murah di PLBN Motaain ini disambut antusias oleh warga sekitar yang terbantu dengan adanya bahan pokok terjangkau di wilayah perbatasan.

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat mengaku langsung membeli 10 karung beras ukuran 5 kilogram untuk kebutuhan stok. Menurutnya, berbelanja di pasar murah PLBN jauh lebih menguntungkan.

“Beli begini ini lebih bagus, karena kalau di pasar beras ini satu kilo 14-15 ribu rupiah,” ujarnya.

Mengenai ketahanan stok yang dibelinya, ia menjelaskan bahwa beras tersebut cukup untuk konsumsi keluarga selama beberapa waktu.

“Kami kan dalam keluarga ada 4 orang, jadi 1 kilo setiap harinya,” tambahnya.

Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna menjaga daya beli masyarakat di wilayah perbatasan Belu. (Ronny)

Popular Articles