SINGARAJA, The East Indonesia – Puskor Hindunesia (Pusat Koordinasi Umat Hindu se-Indonesia) Dewan Koordinator Daerah Kabupaten Buleleng bersama Yayasan Merak Kendi Bali menggelar aksi sosial Safari Kesehatan. Program bulanan ini menyasar Sulinggih, Jeromangku, Sarati hingga masyarakat umum di area Griya Agung dan Bukit Manuaba pada Sabtu (8/8/2026).
Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-2 Yayasan Merak Kendi Bali yang konsisten bergerak di bidang kemanusiaan dan sosial keagamaan.
Ketua Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng, dr Ketut Putra Sedana atau yang akrab disapa dr Caput, menyebut fokus utama kegiatan ini adalah memastikan para sulinggih dan pinandita lingsir tetap sehat agar bisa terus menjalankan swadharma.
“Sasaran utama kami adalah kesehatan. Kami ingin menghadirkan masyarakat yang sehat. Terutama beliau-beliau yang kita hormati bersama, para sulinggih yang sudah sepuh. Harapannya dengan kondisi sehat, beliau bisa terus mengabdi untuk umat,” ujar dr Caput.
Dalam kesempatan itu dr Caput juga mengajak masyarakat untuk mulai peduli pada kesehatan dari diri sendiri.
“Yang paling tahu kondisi tubuh kita adalah diri kita sendiri. Banyak penyakit berawal dari dalam diri, begitu juga penyembuhannya. Obat terbaik sebenarnya juga ada di dalam diri kita,” ucapnya.
Ia menambahkan, pola pikir turut memengaruhi kondisi kesehatan. Jika pikiran dijaga tetap positif, maka tubuh akan ikut sehat.
“Intinya begini, apa yang kita pikirkan akan memengaruhi kita. Karena itu mari biasakan berpikir sehat, agar tubuh kita juga ikut sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Merak Kendi Bali Nengah Sudiarta mengatakan HUT ke-2 yayasan diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya menggandeng Puskor Hindunesia Dekorda Buleleng untuk menyapa langsung para sulinggih.
“Saya pribadi tidak punya harta untuk disumbangkan. Tapi saya punya ilmu dan tenaga. Melalui yayasan ini kami ingin mengajak bersama-sama menyumbangkan pikiran dan tenaga untuk membantu sesama di bidang sosial,” kata Nengah Sudiarta.
Dukungan dari Kemenag Buleleng
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Teguh Pujayana.
“Sinergi yang dilakukan Yayasan Merak Kendi Bali bersama Kemenag sudah berjalan baik. Secara administrasi lembaga ini juga sudah terdaftar. Selama hampir 2 tahun berbagai program sosial sudah dijalankan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program Kemenag dalam menjaga kesehatan jasmani, rohani, dan spiritual umat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi Puskor Hindunesia, Griya, dan Yayasan Merak Kendi Bali. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut demi kemajuan umat dan kehidupan sosial,” tutupnya.(Wis)
