Monday, August 10, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Ketua Dewan Minta Pemkab Buleleng Sering Lihat Situasi Masyarakat Termasuk Potensi Yang Dimiliki Setiap Desa

SINGARAJA, The East Indonesia – Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk bisa sering turun ke lapangan, dan melihat situasi di masyarakat termasuk potensi yang dimiliki setiap desa. Katanya, pemimpin sudah seharusnya datang karena terpanggil, bukan karena dipanggil.

Ia mencontohkan di empat desa di Kecamatan Gerokgak yakni Desa Tinga-tinga, Pengulon, Patas, hingga Gerokgak. Wilayah-wilayah di dalamnya itu dilewati rombongan Forkopimda Buleleng menggunakan sepeda motor. Bahkan ban sepeda motor yang digunakan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra hampir terpeleset. Beruntung ia tidak terjatuh ke atas jalan berbatu.

”Kalau motor tidak bisa kencang jalannya karena jalan rusak, siapa yang bertanggung jawab terhadap jalan ini? Maka sambil jalan, sama-sama menjawab dan mengkomunikasikannya,” kata Ngurah Arya.

Dilanjutkannya, ketika turun ke lapangan, minimal forkopimda bisa menangkap sesuatu yang terjadi disana. Misalnya, ada lahan yang kering, namun ada juga lahan yang hijau, hingga kondisi hutan yang agak gundul.

Tentu ini juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, yang menurut Ngurah Arya, ada kekurangan air bersih di daerah-daerah tersebut. Ditambahkannya, tidak seharusnya penyelesaian masalah bergantung pada inisiatif satu atau dua orang saja.

Maka dari itu, pemerintah harus bisa menjawab keluh kesah masyarakat. Sebab kini, lanjut Ngurah Arya, masyarakat lebih banyak diam, namun dari hati kecilnya berharap pemimpinnya memberikan sesuatu.

”Seharusnya, masyarakat tidak menengadahkan tangan, tidak lagi memanggil pemimpinnya. Tetapi harus merasa terpanggil untuk berbuat,” tandasnya.(Wis)

Popular Articles