SINGARAJA, The East Indonesia – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengajak seluruh umat beragama untuk selalu berdampingan dalam berkehidupan. Hal tersebut disampaikan Wabup Supriatna saat meninjau pelaksanaan Salat Id di Pelabuhan Tua Buleleng, Jumat (20/3).
Menurutnya perbedaan ras, suku, dan agama merupakan sebuah keberagaman yang harusnya membuat Buleleng menjadi lebih kuat sebagai Bangsa Indonesia. Inilah yang harus dijaga dengan baik dengan menerapkan sikap toleransi dan menumbuhkan rasa persaudaraan terhadap setiap umat beragama.
Salat Id tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Ngembak Geni sebagai penutup rangkaian Hari Raya Nyepi. Wabup Supriatna mengucapkan selamat kepada umat Hindu yang telah melaksanakan Catur Brata Penyepian dan Umat Muslim yang telah menunaikan ibadah puasanya dengan baik selama sebulan. Melalui kesempatan ini dirinya mengajak agar seluruh umat selalu berdampingan dalam segala hal yang positif.
“Kalau sudah ditakdirkan Tuhan Yang Maha Esa hari raya kita berdekatan (red:Nyepi dan Idulfitri) artinya kita juga harus selalu berdekatan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng Ali Susanto menyambut baik apa yang disampaikan Wabup Supriatna. Keberagaman yang diciptakan Tuhan merupakan cara agar kita semua belajar arti dari perbedaan dan membangun masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.
“Bahwa ketika kita ber-Indonesia maka satu hal yang harus kita selalu pahami bahwa Indonesia itu beragam,” katanya.
Usai Salat Id, Umat Muslim biasanya akan bersilaturahmi dengan warga sekitar. Seperti biasa, tahun ini juga dicanangkan momen halal bihalal sebagai tradisi saling memaafkan dan memperkuat hubungan antar sesama.(Wis)

