Friday, June 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

BNPP RI Gandeng Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 12 Kostrad Telusuri Jalur Tidak Resmi di Tapal Batas Belu

ATAMBUA, The East Indonesia – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggandeng Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad untuk menggelar Survei Identifikasi Jalur Tidak Resmi (JTR) di sepanjang perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Kabupaten Belu, Selasa (23/06/2026).

Langkah strategis ini dilakukan guna memetakan titik-titik rawan atau “jalur tikus” yang kerap disalahgunakan di sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain hingga sejumlah pos jajaran Satgas Pamtas.

Deputi I Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung jalannya peninjauan.

Agenda ini juga melibatkan berbagai unsur lintas sektoral yang membidangi pengamanan dan pengelolaan kawasan tapal batas.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel pelepasan tim survei di pelataran PLBN Motaain.

Usai pengarahan teknis dan pembagian instrumen kerja, seluruh rombongan bergerak melakukan peninjauan lapangan.

Kepala Deputi BNPP RI bersama Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad memelopori pengecekan langsung di salah satu jalur tidak resmi dekat Pos Motaain.

Setelah itu, tim gabungan disebar ke berbagai titik JTR dan Pos Lintas Batas (PLB) yang menjadi target utama survei untuk pengumpulan data komprehensif.

Dari hasil survei yang dilaksanakan di sejumlah wilayah pos jajaran, ditemukan berbagai karakteristik jalur lintas tidak resmi dengan kondisi geografis yang beragam, mulai dari kawasan hutan, sungai, perbukitan hingga permukiman warga.

Selain itu, terdapat beberapa potensi kerawanan yang teridentifikasi, di antaranya penyelundupan pakaian bekas, tembakau, pupuk, sembako, hewan ternak, kendaraan bermotor, serta aktivitas pelintas batas tanpa dokumen resmi.

Data hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi dalam rangka meningkatkan pengawasan serta pengelolaan kawasan perbatasan negara.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa Satgas Pamtas akan terus bersinergi dengan BNPP dan seluruh instansi terkait dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara di wilayah perbatasan.

“Kegiatan survei ini sangat penting sebagai upaya pemetaan dan identifikasi terhadap jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal. Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad siap mendukung penuh setiap langkah penguatan pengawasan guna menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan RI-RDTL,” tegas Dansatgas. (Ronny)

Popular Articles