ATAMBUA, The East Indonesia – Panitia Pelaksana Festival Persahabatan Internasional 2026 mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Belu untuk bersatu dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan perhelatan akbar bertaraf internasional di wilayah perbatasan RI-RDTL tersebut.
Ajakan mengikuti Festival Persahabatan Internasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 5 Juli 2026 mendatang ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Panitia Pelaksana, Vinsensius B. Loe, kepada awak media pada, Selasa (30/6/2026).
Langkah besar ini menyusul dimulainya persiapan matang oleh Pemerintah Daerah, tokoh agama, serta elemen pemuda Kabupaten Belu dan para Panitia Pelaksana.
Momentum kesiapan ini ditandai melalui acara Sosialisasi dan Launching Festival Persahabatan Internasional 2026 yang digelar secara resmi di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Sabtu (6/6/2026) lalu.
Acara peluncuran tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu Kundji Birri, SH, yang hadir mewakili Bupati Belu.
Gelaran internasional ini juga mendapat dukungan penuh dari lintas sektoral, mulai dari jajaran DPRD Belu, Polres Belu, Kodim Belu, hingga berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.
Hingga saat ini, Selasa, 30 Juni 2026 persiapan pelaksanaan Festival Persahabatan Internasional 2026 di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan telah berjalan lancar dan siap digelar.
Ketua Umum Panitia Pelaksana, Vinsensius B. Loe, pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan penuh terhadap agenda ini.
Ucapan terima kasih tersebut ia tujukan khusus kepada Bupati Belu, Wakil Bupati Belu, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik Polri maupun TNI.
Secara khusus, Ketua Umum Panitia Pelaksana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan agar kegiatan ini dapat terlaksana.
Dukungan ini juga terasa semakin baik dengan berkenan hadirnya Bapak Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma pada hari H nantinya.
“Pada kesempatan pertama saya mewakili seluruh panitia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Belu dan Bapak Wakil Bupati Belu beserta seluruh jajaran OPD Lingkup Pemkab Belu, jajaran Forkopimda, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh masyarakat Kabupaten Belu karena persiapan Festival Persahabatan Internasional 2026 terus berjalan lancar,” ungkap Vinsensius B. Loe.
Lebih lanjut, Vinsen Loe mengajak seluruh elemen masyarakat yang berada di wilayah perbatasan Negara, untuk bersatu padu menjadikan Festival Persahabatan Internasional 2026 ini sebagai panggung kebanggaan bersama.
Ketua Umum Panitia Pelaksana ini mengimbau masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan hangat bagi para pendatang.
Kesuksesan perhelatan di beranda perbatasan ini, menurutnya, sangat bergantung pada partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan.
“Tunjukkan kepada dunia bahwa Kabupaten Belu tidak hanya siap menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu menebarkan pesan persahabatan dari tapal batas untuk Indonesia dan dunia,” tegasnya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk memeriahkan bazar UMKM guna mendukung perputaran roda ekonomi kerakyatan.
Rangkaian Festival Persahabatan Internasional 2026 ini akan diisi dengan empat program utama yang dipusatkan di beberapa titik, antara lain:
Friendship Dinner (1 Juli): Malam ramah tamah eksklusif antara panitia, sponsor, dan Pemerintah Daerah.
Friendship Seminar (2–4 Juli): Seminar di Aula Betelalenok bersama pembicara internasional, Dr. Anthony Greco, yang akan membekali 250 tokoh agama dan pemuda setiap harinya.
Bazar UMKM (2–4 Juli): Pesta ekonomi kreatif dalam bentuk Bazar UMKM akan digelar di Lapangan Umum Atambua pada 2–4 Juli. Kegiatan yang melibatkan 93 UMKM lokal ini terselenggara berkat kerja sama dengan Kadin dan HIPMI Belu, serta didukung penuh oleh Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Belu, Mario Tannur, SE, guna mendongkrak ekonomi warga setempat.
Friendship Festival (2–5 Juli): Panggung rohani terbuka untuk seluruh masyarakat umum di Lapangan Umum Atambua yang dipimpin langsung oleh Dr. Anthony Greco.
“Panggung rohani terbuka untuk seluruh masyarakat umum di Lapangan Umum Atambua akan dipimpin langsung oleh Dr. Anthony Greco. Karenanya mari kita menjadi tuan rumah yang ramah, hangat, dan luar biasa. Kesuksesan kegiatan di beranda perbatasan ini tidak lepas dari partisipasi aktif kita semua. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan, serta ramaikan Bazar UMKM untuk mendukung ekonomi kerakyatan kita,” tutup Ketua Umum Panitia Pelaksana Festival Persahabatan Internasional 2026, Vinsen Loe. (Ronny)

