Thursday, July 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Upaya Selamatkan DAS Talau Loes, BPBD Belu Dukung Penuh Inisiatif Pokja DAS Lintas Batas Negara

ATAMBUA , The East Indonesia – Masa depan ekosistem perbatasan RI-Timor Leste kini memasuki babak baru dimana hal ini terpantau dalam forum strategis di Kupang (10–11 Juli 2026), Lembaga Inovasi Tangguh Indonesia (InTI) sukses menginisiasi pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) DAS Lintas Batas Negara Tingkat Nasional.

Fokus utamanya adalah menyelamatkan DAS Talau Loes, kawasan krusial di perbatasan Kabupaten Belu.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh lintas kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Kehutanan, Kemendagri, BNPB, pemerintah Provinsi NTT, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat kabupaten.

BPBD Kabupaten Belu mengambil peran sentral dengan menyatakan komitmen total terhadap pemulihan lingkungan ini.

Tidak ingin membuang waktu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu menegaskan komitmen penuhnya dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) lintas batas negara, khususnya DAS Talau Loes di perbatasan RI-Timor Leste dengan langsung tancap gas melakukan penyelarasan program kerja internal agar aksi nyata di lapangan dapat segera dieksekusi demi menjaga keseimbangan ekologis perbatasan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty kepada awak media, Kamis, 16 Juli 2026, menyatakan pihaknya siap mengintegrasikan dokumen kebencanaan daerah dengan program pelestarian alam yang diusung oleh InTI.

​”Kami berkomitmen penuh mendukung seluruh program InTI yang berfokus pada pelestarian DAS, khususnya DAS Talau Loes yang menjadi wilayah kerja utama di Kabupaten Belu saat ini. Melalui program kebencanaan yang ada, kami akan selaraskan tujuannya demi kelestarian lingkungan hidup,” ujar Ansilla.

​Ansilla Mutty menambahkan, salah satu langkah konkret dari kolaborasi ini adalah pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah aliran sungai.

Melalui Destana, masyarakat akan ditempatkan sebagai garda terdepan yang dibekali kapasitas untuk memitigasi bencana sekaligus aktif menjaga kelestarian alam di sekitar mereka.

​Sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Republik Demokratik Timor Leste, BPBD Belu juga memastikan akan terus mengawal dan mendukung penuh seluruh agenda kerja Pokja DAS Lintas Batas Negara agar berjalan sesuai dengan target yang direncanakan. (Ronny)

Popular Articles