SINGARAJA, The East Indonesia – Tim Bestari Scientech Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) yang dipimpin Prof. I Wayan Widiana,M.Pd menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi para petani anggur di Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng pada Kamis (3/9/2026) siang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Undiksha dalam memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat melalui pembentukan ekosistem Living Lab (Laboratorium Hidup).
Perwakilan Anggota Tim Undiksha, Uzlifatul Hasanah, menjelaskan pendampingan dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Program ini mencakup optimalisasi budidaya anggur lokal, peningkatan mutu pengelolaan produk agar sesuai harapan pasar, hingga fasilitasi strategi pemasaran.
“Kami berupaya agar bagaimana program ini berdampak ke masyarakat di Desa Banjar khususnya petani anggur. Kami juga siap melakukan pendampingan secara berkala agar program berjalan maksimal,” tegas dia.
Dalam pelaksanaannya, Undiksha juga berkolaborasi dengan sejumlah mitra strategis seperti Bekul Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian.
Inisiatif ini disambut hangat oleh para petani setempat. Made Budiasa, salah satu petani anggur Desa Banjar, mengungkapkan bahwa masalah utama yang sering dihadapi petani adalah anjloknya harga saat panen raya. Pada periode tertentu, harga anggur lokal bisa merosot hingga Rp3.000–Rp5.000 per kilogram, bahkan sering kali membusuk dan dibiarkan terbuang di pohon karena biaya petik yang tidak sebanding.
Kondisi paling krusial biasanya terjadi pada masa panen periode Desember hingga Januari. Curah hujan yang tinggi membuat buah anggur cepat rusak dan harganya merosot tajam. Lewat pelatihan pengolahan pascapanen ini, petani diajarkan mengolah buah anggur menjadi sari buah anggur serta aneka produk olahan lain seperti dodol dan penganan lokal.
“Melalui program pendampingan yang berkesinambungan ini, kami tentu optimistis dapat meningkatkan nilai jual hasil panen nanti, menjaga stabilitas pendapatan, dan mendorong kemajuan sektor pertanian disini,” harapnya.(Wis)


