ATAMBUA, The East Indonesia – Pusat perbelanjaan MyRoxy Superstore secara resmi membuka gerai barunya di kawasan Patung Kuda, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan Negara RI-RDTL, Rabu, 16 September 2026.
Acara peresmian (grand opening) yang berlangsung pada Rabu, 16 September 2026 ini diawali dengan perayaan Ekaristi.
Misa syukur tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Belu, pimpinan OPD, perwakilan Kapolres Belu, perwakilan Dandim, pimpinan perbankan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, salah satu jajaran Direksi MyRoxy Superstore, Idwan Hardy, menyampaikan rasa syukur dan menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi di tapal batas.
“Hadirnya MYROXY Superstore di Atambua bukan hanya sekadar membuka sebuah tempat usaha baru, tetapi merupakan langkah kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Atambua dan Kabupaten Belu,” ujar Idwan Hardy di depan para undangan.
Idwan Hardy menjelaskan bahwa MyRoxy mengusung konsep belanja yang ramah keluarga dengan mengedepankan kualitas pelayanan dan kenyamanan konsumen, sejalan dengan slogan resmi mereka.
“MYROXY hadir dengan semangat untuk memberikan pilihan dalam berbelanja bagi keluarga dan masyarakat, sejalan dengan tagline kami: ‘MYROXY-PILIHAN KELUARGA BIJAKSANA.’ Kami ingin MYROXY menjadi tempat di mana masyarakat dapat menemukan pilihan barang yang beragam, harga yang bersaing, tempat belanja yang nyaman, serta pelayanan yang baik,” tambahnya.
Manajemen MyRoxy juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Belu, otoritas keagamaan, serta para pekerja lapangan yang telah mendukung penuh proses pembangunan gerai hingga bisa beroperasi tepat waktu.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Bapa Uskup yang berkenan memimpin perayaan Ekaristi hari ini, kepada Pemerintah Kabupaten Belu beserta seluruh jajaran dan instansi terkait, yang telah memberikan dukungan, pelayanan, serta membantu proses perizinan sehingga kegiatan usaha ini dapat berjalan dengan baik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pembangunan dan persiapan, khususnya pengawas bangunan, para mandor, para tukang, teknisi, dan seluruh pekerja yang telah bekerja keras,” ungkap Idwan.
Lebih lanjut, Idwan Hardy menepis kekhawatiran mengenai dampak retail modern terhadap pasar tradisional.
Ia menegaskan kehadiran superstore ini dirancang untuk berkolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah serta penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kami berharap kehadiran MYROXY Superstore dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Atambua dan Kabupaten Belu. Kami juga berharap MYROXY dapat menjadi bagian dari perkembangan ekonomi daerah dalam berkontribusi terhadap pajak dan pendapatan daerah, membuka kesempatan kerja, juga bukan bersaing mematikan pengusaha kecil tapi memberikan pilihan berbelanja yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Direksi MyRoxy Superstore tersebut mencairkan suasana dengan melayangkan sebuah pantun hangat sebagai tanda perkenalan resmi kepada masyarakat Belu.
“Ke pasar membeli buah delima, singgah sebentar membeli pepaya. MYROXY hadir untuk kita semua, pilihan keluarga dalam berbelanja. Semoga kehadiran MYROXY Superstore Atambua membawa manfaat, membuka peluang, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah tercinta ini,” pungkas Idwan Hardy. (Ronny)


