ATAMBUA, The East Indonesia – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Belu sukses menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Belu di Rumah PKB Belu, Jalan Dr. G. A. Siwabessy, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, pada Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan penting ini dibuka secara resmi oleh perwakilan DPW PKB NTT sekaligus Tim TPK, Klara Motu Loi, S.H., yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT periode 2024–2029.
Turut mendampingi dalam acara pembukaan tersebut, Pengurus Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW PKB NTT, Sisilia Magdalena Mau, serta dihadiri secara langsung oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Belu, Martina Kolo Hale.
Musancab ini dihadiri oleh 10 dari total 12 calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Dua perwakilan dari Kecamatan Raihat dan Kecamatan Lasiolat belum sempat hadir dalam kesempatan tersebut.
Rangkaian acara Musancab ini kemudian ditutup secara resmi oleh Klara Motu Loi.
Ketua DPC PKB Kabupaten Belu, Martina Kolo Hale, yang hadir langsung memimpin jalannya kegiatan, mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas tingginya antusiasme dan kehadiran luar biasa dari para pengurus PAC.
Momentum Musancab ini ia jadikan sebagai pijakan awal untuk merealisasikan komitmen besar, yakni memperluas pengaruh partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Hari ini saya sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Belu merasa sangat bangga dengan kehadiran hampir seluruh PAC yang luar biasa. Mereka mengambil bagian penuh dalam kegiatan Musancab ini. Niat tulus saya hanyalah untuk satu hal, yaitu membesarkan partai PKB di Kabupaten Belu,” ujar Martina Kolo Hale.
Dalam arahannya, Martina memberikan pesan menyentuh kepada seluruh pengurus DPAC agar mengutamakan pendekatan humanis dan ketulusan dalam merangkul masyarakat.
Bagi PKB Belu, fondasi kekuatan partai bukan diukur dari materi, melainkan dari ikatan emosional yang kuat dengan rakyat jelata.
“Mari kita bekerja sama dengan hati, dengan betul-betul niat untuk membesarkan partai. Di tingkat PAC, kita harus bekerja sampai ke akar rumput. Bagaimana kita mendekatkan diri dengan mereka sehingga masyarakat betul-betul mau menyatu dengan kita. Uang itu bukan ukuran bagi kita, tetapi bagaimana kedekatan nyata kita dengan akar rumput,” tegas Martina.
Melalui pendekatan akar rumput ini, DPC PKB Belu telah menyepakati komitmen dan tekad baru untuk mendongkrak perolehan suara secara signifikan pada kontestasi politik mendatang.
PKB Belu menargetkan agar seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Belu wajib memiliki keterwakilan kursi di parlemen.
Sebelumnya juga dalam sempat wawancara dengan awak media ini, Mewakili DPW PKB NTT sekaligus Tim TPK, Klara Motu Loi, S.H. menyampaikan apresiasinya atas kelancaran agenda ini, meski terselip sedikit catatan evaluasi terkait kehadiran.
“Kegiatan Musancab Kabupaten Belu hari ini berjalan dengan sangat baik dan lancar. Memang ada sedikit kendala, yaitu dua calon dari Kecamatan Raihat dan Lasiolat belum bisa hadir hari ini. Sebenarnya kami berharap seluruh calon ketua bisa hadir secara lengkap, apalagi sebelumnya saat dihubungi mereka menyatakan siap. Hal ini cukup kami sesalkan,” ujar Klara Motu.
Meski demikian, ketidakhadiran tersebut tidak mengurangi esensi dan kekhidmatan acara.
Klara Motu memuji dinamika positif dan komitmen kuat yang ditunjukkan oleh 10 calon ketua DPAC yang hadir.
“Apresiasi besar kami berikan karena semua yang hadir menunjukkan antusiasme dan semangat yang luar biasa. Mereka membawa komitmen bersama untuk saling bekerja sama membesarkan partai PKB di Rai Belu,” pintanya.
Ketika ditanya mengenai harapan ke depan bagi PKB di Kabupaten Belu, legislator NTT ini menegaskan adanya tekad baru yang lebih kuat dalam menghadapi momentum politik mendatang.
PKB Belu berkomitmen penuh untuk meningkatkan capaian elektoral dari periode sebelumnya.
“Harapan kami jelas, kami membangun komitmen dan kesepakatan untuk menjadi jauh lebih baik dari kemarin. Baik secara perolehan suara maupun perolehan kursi, kami memiliki tekad kuat agar semua Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Belu memiliki kursi keterwakilan dari PKB. Ini adalah komitmen Ibu Ketua DPC PKB Belu, dan saya sebagai anggota DPRD Provinsi sangat mendukung penuh agar semua Dapil nantinya terisi kursi,” pungkas Klara Motu optimis. (Ronny)


