Saturday, March 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Buleleng Sosialisasikan E-comerce Dan Keamanan Transaksi Online

Buleleng,Theeast.co.id, – Dewasa ini perkembangan teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perekonomian dunia. Internet membawa perekonomian dunia memasuki era baru yang populer dengan istilah digital economic atau ekonomi digital, dimana semakin banyak orang memanfaatkan internet Sebagai sarana jual beli atau jual beli dengan sistem online (e-commerce). E-commerce adalah proses jual beli secara elektronik yang dilakukan pada jaringan internet, dalam melakukan penawaran barang penjual tidak perlu bertemu langsung dengan calon pembeli dan calon pembeli hanya perlu melihat barang yang dibutuhkan dalam daftar atau katalog yang terdapat dalam situs jual beli seperti pada website, jejaring sosial facebook dan Instagram.

Untuk memperkuat hal tersebut, maka Pemkab Buleleng melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Buleleng melakukan sosialisasi e-commerce dan keamanan transaksi online. Sosialisasi diikuti oleh 56 peserta dari dinas terkait yang membidangi industri kecil menengah, pemilik UKM, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Kegiatan berlangsung Kamis (20/09) pagi di Ruang Janger Suite Banyualit Spa and Resort Lovina. Sosialisasi dibuka Asisten I Setda Buleleng Made Arya Sukerta mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Dalam sambutannya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang di sampaikan Asisten Administrasi pemenrintahan Setda Buleleng Made Arya Sukerta menyampaikan, perdagangan elektronik atau yang disebut dengan e-commerce merupakan suatu proses penjualan, pembelian, pemasaran barang dan jasa dengan sistem elektronik sebagai medianya seperti internet, web, facebook, Instagram maupun media online lainnya. “Hal ini merupakan pasar yang sangat potensial untuk memasarkan hasil kerajinannya,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kabupaten Buleleng Ketut Yadnya mengungkapkan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk mengajak para pihak terutama para pengrajin industri kecil menengah di Kabupaten Buleleng dengan memanfaatkan teknologi internet dalam memasarkan hasil kerajinannya. “Pemanfaatan teknologi internet merupakan cara yang inovatif dalam mengembangkan perusahaan memasuki pasar dunia maya yang menawarkan berbagai kemudahan bagi penjual maupun bagi pembeli,” tuturnya. Bagi pihak penjual, teknologi internet membantu memperluas daerah pemasaran produk. Sedangkan pembeli mempermudah mendapatkan produk yang akan dibelinya. “Di Indonesia, terjadi peningkatan pengguna internet dari 132 juta jiwa di tahun 2016 menjadi 143,26 juta di tahun 2017 atau mencapai 54,68% dari jumlah penduduk Indonesia,” imbuhnya.

Kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah, bertindak Sebagai koordinator dalam memasarkan hasil kerajinan milik rakyat, obyek wisata desa, home industri, agroindustri dan yang lainnya yang ada di wilayahnya melalui internet(e-commerce).
Kegiatan sosialisasi ini sebatas pengenalan dan pemahaman tentang e-commerce dan cara-cara transaksi yang aman sesuai dengan undang-undang No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Tentu tidak cukup hanya dengan pengenalan, melainkan harus dilanjutkan dengan tahapan berikutnya yakni peningkatan sumber daya manusia di bidang IT khususnya internet dengan mengetahui manfaat website e-commerce, serta memahami tantangan dalam situation bisnis e-commerce. Sosialisasi e-commerce dan keamanan transaksi online menghadirkan narasumber dari CV. Rumah Media Kabupaten Badung I Putu Agus Swastika dan J.Wahyu Nugroho Joshua. (Nay)

 

Popular Articles