Atambua, Theeast.co.id – Untuk yang kesekian kali, Satgas Pamtas RI-RDTL melakukan kegiatan bedah rumah bagi warga di perbatasan RI-RDTL sebagai kepedulian Satgas terhadap masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak huni di daerah perbatasan.
Kali ini program bedah rumah Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408 dilakukan di dusun Fatubesi, desa Baudauk, kecamatan Lasiolat, kabupaten Belu, NTT. Tepatnya di rumah Emanuel Lau (69). Ia adalah seorang duda yang bekerja sebagai petani didaerah tersebut, dan merupakan warga yang menghibahkan tanah miliknya sebagai pos TNI Mahen.
Proses bedah rumah dilakukan oleh anggota Satgas Yonif Raider 408/SBH yang sudah berjalan beberapa hari ini. Target proses bedah rumah tersebut adalah dalam waktu 2 minggu terhitung mulai dari awal proses pembongkaran rumah hingga finising. Seluruh pekerja bedah rumah yang merupakan anggota Satgas baru saja selesai mengerjakan 2 rumah di desa Kabuna dan wilayah binaan pos Asulait. Mereka langsung bergerak cepat menuju Fatubesi guna melanjutkan program bedah rumah di wilayah tersebut.
Dusun Fatubesi merupakan wilayah desa binaan dari Pos Mahen Kipur I Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH. Sertu Yusuf Arimatea merupakan Komandan Pos Mahen yang diberi tanggung jawab dalam proses bedah rumah tersebut.
Keadaan rumah Emanuel yang benar-benar tidak layak huni mendorong semangat anggota pos Mahen untuk membedah rumah tersebut. “Atap rumah ini bocor, sehingga saat musim hujan tiba, air hujan masuk kedalam rumah. Ujar Yusuf sambil menunjukan lantai rumah yang akan dibedah kepada awak media.
Dansatgas Yonif Raider 408/SBH, Mayor Inf Joni Eko Prasetyo, S.I.P sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pekerjaan yang dilakukan anggotanya tersebut. “ Semoga setiap tetes keringat yang kalian keluarkan, dibalas dengan rahmad dan rezeki yang melimpah dari Tuhan Yang Maha Esa. Karena setiap pekerjaan yang kalian lakukan demi membantu saudara-saudara kita diperbatasan”. Ungkapnya.
Selain itu Joni juga mengucapkan terimakasih terhadap aparat pemerintahan, masyarakat desa Baudauk, dan semua pihak yang telah membantu kelancaran program bedah rumah tersebut. (Tim)


