Saturday, March 21, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Wartawan di Bali akan Divaksin Gratis

DENPASAR, The East Indonesia – Gubernur Bali I Wayan Koster memberikan kesempatan kepada puluhan wartawan dari berbagai media di Bali untuk divaksin secara gratis. Hal ini disampaikan Koster saat memberikan penjelasan soal capaian penanganan Covid19 di Bali yang terbaik secara nasional.

Saat ditanya apakah awak media juga akan mendapatkan vaksin gratis pada kesempatan pertama, Koster langsung menyahut jika wartawan juga mendapatkan jatah untuk divaksin. “Wartawan juga harus divaksin. Pak Kadis Kesehatan tolong diatur untuk vaksin bagi wartawan. Sebab, mereka juga sering berkerumun dalam mencari berita,” ujarnya di Denpasar, Selasa (5/1/2021).

Koster menjelaskan, saat ini sebanyak 31 ribu vital vaksin sudah tiba di Bali pagi harinya. Untuk tahap pertama, vaksin ini menyasar tenaga kesehatan di baris terdepan yang berjumlah 30.320 orang dengan rincian di Kabupaten Jembrana sebanyak 1.533 orang, di Kabupaten Tabanan sebanyak 3.118 orang, Kabupaten Badung sejumlah 5.551 orang, Kabupaten Gianyar sebanyak 3.134 orang, Kabupaten Klungkung 1.691 orang, untuk Kabupaten Bangli banyaknya 1.246 orang, Kabupaten Karangasem sebanyak 1.074 orang, di Kabupaten Buleleng sejumlah 3.590 orang, dan Kota Denpasar sebanyak 9.383 orang. Kota Denpasar menjadi terbanyak karena merupakan terbanyak dalam produksi kasus positif di Bali.

Selain itu para pejabat utama seperti para bupati, gubernur, para sekda, Kapolda, Pangdam Udayana, Danrem juga akan diikutkan dalam vaksin tahap pertama dan pada kesempatan pertama. Terhadap hal ini, Koster juga akan mengikutkan sejumlah wartawan di Bali yang ia yakini menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid19 dan sudah seringkali berkerumun untuk mencari berita.

Ia menegaskan jika Bali menjadi prioritas penanganan Covid19 oleh pemerintah pusat. “Ini karena saya berjuang secara keras, meyakinkan pusat, dengan membeberkan data, fakta, terutama strategi Bali dalam perjuangan melawan Covid19,” ujarnya. Bali diberikan porsi yang cukup banyak yakni 31.000 vial dan menjadi prioritas Pemerintah Pusat, karena Bali memang menjadi target untuk percepatan pemulihan kesehatan Covid-19 dalam rangka memulihkan pariwisata di Provinsi Bali, dan juga memberikan kepercayaan kepada pariwisata nasional, termasuk juga sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian di Bali dan juga di Indonesia.

Bali menjadi sangat prioritas oleh pusat. “Apa saja yang Bali butuhkan diberikan dengan cepat. Minta APD langsung dikasi, minta alat test PCR langsung dikasi dengan cepat, minta ventilator langsung dikasi dengan cepat, minta rapid test antigen langsung dikasi dengan cepat. Itulah sebabnya, para PPDN selama musim libur Nataru yang melalui perjalanan darat dan laut dilakukan pemeriksaan dengan gratis,” ujarnya.(Axelle Dae).

Popular Articles