Friday, March 6, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pemkot Denpasar Sosialisasi Pentingnya Subak di Tengah Kota

Denpasar – Komitmen Pemerintah Kota Denpasar mengembangkan sektor pariwisata yang berwawasan budaya terus digencarkan, melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar (Diparda). Salah satunya adalah pelestarian subak di tengah kota. Untuk di Kota Denpasar, pengembangan pariwisata akan ditujukan pada pelestarian subak yang ada di Kota Denpasar dengan penanaman kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan sawah di wilayah perkotaan. Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, IB. Alit Surya Antara mengatakan, subak masih menjadi warisan budaya yang harus dilestarikan. “Itulah sebabnya, dalam penyuluhan kepariwisataan Kota Denpasar kali ini, sosialisasi difokuskan pada pentingnya melestarikan subak di tengah kota,” ujarnya di Denpasar, Selasa (8/5).

Penyuluhan kepariwisataan ini merupakan agenda tahunan yang diselanggarakan oleh Diparda Kota Denpasar. Setiap tahunnya, sosialisasi rutin dilakukan sebanyak dua kali dengan tema yang berbeda.

Dan di awal tahun 2018 ini Diparda akan melasankannya di Wantilan Desa Pakraman Pohgading, Desa Ubung Kaja pada tanggal 12 Juni 2018 mendatang, dengan penyuluhan mengenai keberadaan Subak Pakel di Ubung Kaja sebagai destinasi pariwisata budaya dengan mempertahankan kearifan lokal yang dimiliki desa. Dengan cara melaksanakan penyuluhan kepariwisataan melalui media Bondres Celekontong Mas.

Melalui media bondres, diharapkan antusias warga untuk menyaksikan pagelaran bondres celekontong mas  agar dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan sektor pariwisata daerah khusunya keberadaan subak dan menumbuhkan sadar wisata masyarakat. “Pelaksanaan penyuluhan kepariwisataan dengan harapan masyarakat dapat memahami arti penting pengembangan pariwisata dan menumbuhkan sadar wisata dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif di Kota Denpasar, melalui sapta pesona yaitu menciptakan kondisi destinasi yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan menciptakan kenangan yang positif bagi wisatawan yang berkunjung”, ungkap Alit Surya.

Sementara Perbekel Desa Ubung Kaja, I Wayan Mirta sangat senang kegiatan penyuluhan yang akan diadakan di wilayahnya. Mirta mengharapkan dengan adanya penyuluhan pariwisata di Desa Ubung Kaja khususnya mengenai destinasi wisata dalam mempertahankan subak di wilayah perkotaan. Sebab di Desa Ubung Kaja juga memiliki sebuah subak yang produktif, yakni subak pakel. “Dimana kami menginginkan kedepannya subak pakel ini bisa menjadi sebuah destinasi wisata persawahan di tengah hiruk pikuk kota, seperti beberapa subak yang telah menjadi obyek wisata di Kota Denpasar seperti Subak Sembung, Subak Anggabaya maupun seperti Desa Kesiman Kertalangu. Itu merupakan impian kami untuk membangkitkan potensi lokal yang dimiliki oleh Desa Ubung Kaja dalam bidang pariwisata”, pungkasnya.(*)

Penulis : Axelle Dhae

 

Popular Articles