Sunday, January 25, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Bupati dan Wabup Belu Lakukan Kunjungan Perdana ke Kampung Adat Tai Bere Desa Durato

ATAMBUA, The East Indonesia – Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Adat Tai Bere di Desa Duarato, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Jumat (03/09/2021).

Hadir pula dalam kunjungan kerja tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Belu, Dra. Freny Indriani Yanuarika; Rinawati BR Perangin Angin, SE.,MM; Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Wiji Untoro; Kasat Sabhara Polres Belu; Kadis PUPR Belu, Vincent K Laka; Kabag Humas dan Protokol Cristofarus Loe Mau; Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu; Kadis PMD Kab Belu; Kadis Perternakan Kab Belu; Kadis Sosial Belu; Direktur PDAM Belu; Plt Kaban Kesbangpol; Kadis Pariwisata Belu; Kepala BRI cabang Atambua; Kepala Bank NTT cabang Atambua; Ketua KADIN Belu; Camat Lamaknen; Kepala Puskesmas Lamaknen; Kapolsek Lamaknen; dan Danramil 1605 – 03 Weluli.

Dalam kunjungan tersebut, ada hal unik dimana dimusim kemarau saat ini, Bupati Belu dan Wakil Bupati (Wabup) Belu bersama rombongan disambut dengan hujan gerimis dan angin namun penyambutan tetap dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat dengan kebudayaan adat yang ada.

Seusai disambut, Bupati dan Wakil Bupati Belu bersama masing-masing istrinya beserta Dandim 1605/Belu dan Kasat Sabhara Polres Belu diiring ke ksadan tempat duduk raja di Rumah Adat tersebut.

Disana Bupati dan Wakil Bupati Belu dilayani secara adat oleh masyarakat Adat di Kampung Adat Tai Bere dan cuaca gerimis dan angin berubah cuaca menjadi panas dibawah terik matahari.

Bupati Belu dan Wakil Bupati Belu bersama rombongan pun melanjutkan dialog bersama masyarakat di Kampung Adat Desa Duarato.

Kepala Desa Duarato, Gregorius Mau Bere dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama rombongan yang telah melakukan kunjungan kerja ke Kampung Adat Tai Bere di Desa Duarato.

Kepala Desa Duarato ini pun menjelaskan tentang keadaan umum Desa Duarato, Kecamatan Lamaknen.

Desa Duarato terdiri dari 2 dusun, 4 RW dan 8 RT yang memiliki batas wilayah dibagian Utara dengan Desa Fulur; Selatan dengan Desa Nualain; Timur dengan Desa Lakmaras; dan bagian Barat dengan Desa Leowalu.

Dijelaskan bahwa Desa Duarato memiliki luas wilayah sebesar 3.000,33 Ha dengan kondisi geografis pada ketinggian tanah di atas permukaan laut 1.000-1650 Mdpl.

Gregorius Mau Bere juga menerangkan bahwa Desa Duarato berpenduduk 563 jiwa terdiri dari penduduk laki-laki 272 jiwa dan penduduk perempuan 291 jiwa dengan jumlah KK sebanyak 141 KK.

Kepala Desa Duarato juga menyampaikan beberapa permasalahan yang ada di desanya diantaranya terdapat lahan pertanian miring sehingga membutuhkan pembangunan terasering dengan menggunakan excavator mini; kesulitan air bersih di musim kemarau; terdapat 66 KK yang belum memiliki rumah layak hun; kelompok tenun belum memiliki balai tenun; terhambatnya pembangunan di desa akibat pandemi covid-19; dan belum adanya pungutan bagi wisatawan/pengunjung di kampung adat Tai Bere.

Sementara itu, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat di Desa Duarato atas penyambutan yang luar biasa.

“Terimakasih atas penyambutan yang luar biasa. Kami disambut dengan hujan, dingin tetapi inilah rahmat untuk kita semua. Terimakasih untuk semua masyarakat Duarato yang luar biasa. Saya bangga dan senang hari ini kunjungan ke Duarato,” ujarnya.

Dikatakan bahwa kunjungan ini dilakukan agar sebagai pemimpin daerah, mereka dapat melihat dan mendengarkan secara langsung keadaan di Desa-desa yang ada di Kabupaten Belu.

Tentunya untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM yaitu mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

“Kini kita datang ke tengah masyarakat sesuai dengan pilihan masyarakat Belu. Kita akan bekerja untuk masyarakat kabupaten Belu guna mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif,”

Bupati Belu mengungkapkan bahwa sebelum melakukan kunjungan ke Desa Duarato, pihaknya telah melakukan rapat jelang kunjungan untuk mengetahui gambaran tentang Desa Duarato.

Sehingga dalam kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Belu ke wilayah daerahnya dapat memberikan manfaat bagi Desa-desa tersebut.

“Sebelum kami datang ke sini, kemarin kami sudah rapat khusus untuk kunjungan disini. Ini kita akan jadikan kebiasaan. Gunanya apa? Artinya tidak boleh kita datang hanya bikin repot Ama nai, Kepala Desa dan masyarakatnya saja. Kita turun di desa harus ada manfaatnya untuk desa ini,” urai Bupati Agus Taolin.

Kunjungan ini juga dimaksudkan agar mendapatkan sinkronisasi anggaran dari Pusat, Provinsi dan Daerah untuk pembangunan di Desa yang ada di Kabupaten Belu.

“Kita akan melihat juga sinergi antara anggaran-anggaran dari Pusat, Provinsi dan Pemerintah Kabupaten sehingga pembangunan dapat berkembang dengan baik,” pinta Agus Taolin.

Karena itu, dalam kunjungan ke wilayah Desa di Belu, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM membawa beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belu dan Forkompinda plus Kabupaten Belu untuk berdialog langsung dengan masyarakat setempat untuk segera merealisasikan yang menjadi kebutuhan prioritas.

Penulis|Ronny|Editor|Christovao

Popular Articles