Sunday, February 22, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Launching Posyandu Karantina Binaan TP PKK Kabupaten Belu, Freny Taolin Target Turunkan Angka Stunting

ATAMBUA, The East Indonesia – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dra. Freny Sumantri Taolin melakukan launching Posyandu binaan TP PKK Kabupaten Belu di Posyandu Karantina, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Rabu (05/04/2023).

Launching Posyandu Karantina sebagai binaan TP PKK Kabupaten Belu ini dilakukan dengan tujuan utama mengurangi bahkan menghilangkan angka Stunting dari tingkat posyandu.

Launching Posyandu Karantina sebagai binaan TP PKK Kabupaten Belu itu ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Bunda Freny bersama Kepala Bank NTT Cabang Atambua, PLT Camat Kota Atambua dan Ketua TP PKK Kecamatan Kota serta Lurah Manumutin bersama Ketua TP PKK Kelurahan Manumutin.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Para pimpinan OPD terkait, Kasat Binmas Polres Belu, Danramil 1605-01 Belu, Kepala Puskesmas Haliwen, Puskesmas Kota Atambua, Puskesmas Umanen dan Puskesmas Atambua Selatan, Ketua TP PKK Kecamatan Kota Atambua, Atambua Barat dan Atambua Selatan, 12 Lurah di Kabupaten Belu serta Ketua TP PKK Kelurahan.

“Kita ingin menjadikan posyandu Karantina sebagai pilot project posyandu terbaik dalam upaya menurunkan angka stunting,” ungkap Freny Sumantri Taolin.

Anak mantan Bupati Belu periode 1988-1993, Ignatius Sumantri ini sangat mengharapkan adanya posyandu binaan TP PKK Kabupaten Belu bisa membawa suatu perubahan dengan menghilangkan angka stunting.

“Esok tidak boleh ada ibu di posyandu ini khususnya dan di Kelurahan Manumutin pada umumnya serta secara luas ibu di seluruh Kabupaten Belu yang melahirkan bayi stunting,” ujarnya.

Istri dari Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin, SpPD-KGEH FINASIM ini mengakui bahwa hal penurunan bahkan menghapus angka stunting bukanlah sebuah persoalan yang mudah karena perlu kerja bersama seluas elemen untuk menanganinya.

“Mari kita bergandengan tangan untuk menolak atau Menghapus Stunting di Posyandu. Tentu semua ini butuh kerjasama semua pihak,” tandasnya.

Ketua TP PKK kabupaten Belu, Freny Sumantri Taolin saat membawakan sambutan. Foto : Rony

Freny Taolin juga menegaskan bahwa kerja keras dan kerja bersama ini dilakukan untuk juga mendukung visi Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM dalam mewujudkan generasi Belu Yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif.

“Tidak hanya disini, kami ingin agar tiap Tim Penggerak Kecamatan dapat menetapkan satu posyandu di Desa/Kelurahan Sehat sebagai Posyandu binaan Tim penggerak PKK kecamatan,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Belu ini mengucapkan limpah terima kasih kepada Camat Kota Atambua, Ibu Ketua Tim Peggerak PKK Kecamatan Kota Atambua, Lurah Manumutin, Ibu Ketua TP PKK Kelurahan Manumutin, Kepala Puskesmas Haliwen dan Semua Pihak yang telah bekerja keras untuk susksesnya kegiatan ini.

“Semoga kegiatan kita hari ini bisa menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat Kabupaten Belu. Semoga Tuhan senantiasa memberkati usaha dan niat bakti kita untuk masyarakat kita di Kabupaten Belu,” tutur Freny Sumantri Taolin.

Pada kesempatan tersebut TP PKK Kabupaten Belu juga ingin memonitoring hasil bulan timbang pada Februari lalu.

Dalam acara launching Posyandu Karantina sebagai binaan TP PKK Kabupaten Belu juga Bank NTT cabang Atambua menyerahkan bantuan dan untuk penanganan stunting di Kabupaten Belu hasil dari sisihkan penghasilan semua karyawan-karyawati di Bank NTT cabang Atambua.

Untuk diketahui usai melaunching Posyandu Karantina sebagai binaan TP PKK Kabupaten Belu, Freny Sumantri Taolin yang juga adalah Bunda Paud Kabupaten Belu secara sombolis memberikan makanan tambahan (PMT) untuk Bumil dan anak-anak PAUD St. Miguel diwilayah itu dan PMT akan diberikan selama 90 hari kedepan. (Ronny)

Popular Articles