MADRID – Kiper David de Gea mengabaikan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dengan tidak ikut bertepuk tangan saat pejabat pemerintah itu hendak memberikan sambutan.
Hal itu terjadi saat Pedro Sanchez mengunjungi pemusatan latihan timnas Spanyol di La Ciudad del Futbol, Selasa (5/6) waktu setempat.
Sanchez tiba di lokasi tersebut dengan menyalami satu per satu skuat Tim Matador. Tidak ada reaksi apa-apa dari De Gea dalam peristiwa itu. Kiper Manchester United tersebut juga tidak melemparkan senyum.
Di saat Sanchez menghampiri mikrofon dan hendak menyampaikan sambutan, seluruh skuat timnas Spanyol memberikan tepuk tangan. Namun hanya De Gea yang tidak bereaksi. Kiper 27 tahun itu justru memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana latihan.
Ekspresi datar juga diperlihatkan De Gea ketika skuat akan berfoto bersama dengan Pedro Sanchez. Mantan kiper Atletico Madrid tersebut untuk kesekian kalinya tidak tersenyum dalam momen itu.
Beberapa media di Spanyol menyebut hal itu merupakan balasan dari De Gea atas tuduhan Sanchez pada 2016 lalu.
Mangutip dari Marca, De Gea mengatakan “Saya pikir ada saatnya ketika saya tidak diperlakukan sebagaimana seharusnya.”
“Banyak orang mengkritik saya karena tahu bahwa apa yang saya katakan tidak benar, saya pikir ada banyak orang yang tidak layak untuk mewawancarai mereka. Itu hal-hal yang terjadi dan memberikan pengaruh secara pribadi,” De Gea menambahkan.
Jelang bergulirnya Piala Eropa 2016 di Prancis, Sanchez menyatakan tidak nyaman melihat De Gea berada dalam skuat timnas Spanyol untuk turnamen tersebut.
Hal itu disebabkan adanya nama De Gea sebagai saksi dalam penyelidikan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan dua pesepakbola.
Melansir dari Express, Sanchez kala itu berkata “Saya merasa tidak nyaman menonton De Gea sebagai kiper timnas Spanyol setelah melihat namanya (dalam kasus tersebut).” (*)

(sumber : CNN Sports)


