Wednesday, March 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Puskesmas Umanen Launching PMT Untuk Balita Gizi Kurang, Camat Stefanus Donpiera : Terimakasih Selalu Memberi Dukungan Kesehatan Bagi Masyarakat Kami

ATAMBUA, The East Indonesia – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Umanen melakukan launching Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita gizi kurang yang dilakukan di Posyandu ‘Sedap Malam’ Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Rabu pagi (02/08/2023).

Pemberian Makanan Tambahan bagi balita gizi kurang ini akan berlaku hingga 90 hari kedepan.

Camat Atambua Barat, Laurentius Stefanus Donpiera, S.Sos didampingi Ketua TP PKK Atambua Barat, Akwila R. Pujiwati kepada media The East Indonesia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Belu, Dr. Aloysius Haleserens yang selalu memberikan dukungan kebutuhan kepada masyarakat khususnya bidang kesehatan di Kecamatan Atambua Barat.

“Selaras dengan visi Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati saat ini, mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif terdapat beberapa kegiatan intervensi khususnya di bidang kesehatan antara lain pemberian PMT bagi anak stunting, gizi kurang dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Kegiatan pemberian makanan tambahan yang dilaunching hari ini oleh Puskesmas Umanen dikhususkan bagi anak gizi kurang yang berlaku 90 hari kedepan,” pungkasnya.

Stefanus Donpiera menerangkan bahwa Pemberian Makanan Tambahan bagi anak gizi kurang di Kecamatan Atambua Barat ini sangat membantu mereka yang membutuhkan dukungan nutrisi tambahan.

“Untuk kecamatan Atambua Barat jumlah anak gizi kurang ada 72 anak dan jumlah anak stunting ada 151 anak. Karena kerjasama dari semua pihak, kepedulian dan kontribusi, masyarakat kami dapat dukungan nutrisi yang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan,” pintanya.

Camat Atambua Barat juga menyampaikan bahwa saat ini Posyandu Sesekoe juga mendapatkan bantuan dana dari Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) Gen 81 bersama Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM sebesar 20 juta rupiah bagi anak stunting.

“Kami sangat mengapresiasi semua dukungan dan bantuan Pemberian Makanan Tambahan yang diberikan oleh pemerintah. Ini adalah langkah yang luar biasa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kami. Bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, dan kami Pemerintah Kecamatan Atambua Barat berterima kasih atas komitmen Pak Bupati, Pak Wakil, Ibu Kadis Kesehatan dan jajarannya dalam mengurangi tingkat malnutrisi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kami,” ujarnya.

Stefanus Donpiera berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga suplai nutrisi bagi anak stunting, gizi kurang dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dapat diperhatikan secara baik.

“Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dan bersinergi untuk mencapai lebih banyak tujuan positif di masa mendatang. Terima kasih atas perhatian dan dedikasi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami. Kami berharap intervensi-intervensi yang dilakukan oleh Pemerintah bisa menurunkan angka anak stunting, gizi kurang dan Ibu Hamil KEK hingga ke angka nol,” tuturnya.

Untuk diketahui kegiatan launching yang dilakukan di Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat ini, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Maria Ansilla F. Eka Mutty dan dihadiri oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Siprianus Mali; para Kabid Dinkes Belu; Kepala UPTD Puskesmas Umanen, Agusto Lopes Martins, ST dan staf Puskesmas Umanen; Camat Atambua Barat, Laurentius Stefanus Donpiera; Ketua TP PKK Atambua Barat, Akwila R. Pujiwati; serta masyarakat dan balita penerima PMT.

Kepala UPTD Puskesmas Umanen, Agusto Lopes Martins, ST menjelaskan bahwa pada UPTD Puskesmas Umanen yang meliputi Kecamatan Atambua Barat memiliki sasaran terhadap 1.610 anak dengan rincian jumlah yang ditimbang 1.610 dan jumlah anak stanting ada 151 anak serta jumlah anak gizi kurang ada 72 anak.

Bila dirinci lagi ke kelurahan – kelurahan yang ada di Atambua Barat, maka;

1. Kelurahan Umanen
– Jumlah sasaran : 72
– Jumlah yang di timbang : 720
– Jumlah stunting : 89
– Jumlah gizi kurang : 42

2. Kelurahan Tulamalae
– Jumlah sasaran : 360
– Jumlah yang di timbang : 360
– Jumlah Stunting : 23
– Jumlah gizi kurang : 13

3. Kelurahan Berdao
– Jumlah sasaran : 196
– Jumlah yang di timbang : 196
– Jumlah Stunting : 20
– Jumlah gizi kurang : 7

4. Kelurahan Beirafu
– Jumlah sasaran : 334
– Jumlah yang di timbang : 334
– Jumlah Stunting : 19
– Jumlah gizi kurang : 10 *** (Ronny)

Popular Articles