ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Daerah Kabupaten Belu pada masa kepemimpinan Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Aloysius Haleserens, MM terus membangun infrastruktur jalan bagi masyarakatnya.
Pada tahun 2024 belasan Ruas jalan dikerjakan diantaranya dengan total anggaran yang digunakan untuk sekian ruas jalan pada tahun 2024 sebesar 84,1 Miliar Rupiah dengan panjang jalan 48,84 Kilometer diantaranya;
1. Peningkatan Jalan Khusus Fatubenao (Cabang SDK – Ainaren)
2. peningkatan jalan kabupaten ruas dalam kota yang meliputi:
I. jalan Meo Abekun Natun mulai dari kantor Dinas Sosial lama – Serikat – Gereja Anugerah Atambua sampai cabang Belu Express
II. jalan M.T Hariyono mulai dari Cabang Bintang Tenu sampai Cabang Pak Rey
3. Labur – Uarau
4. Sp. Nenuk – Lookeu
5. Berluli – Fatuatis
6. Sadi – Fulanmonu
7. Atambua – Weluli
8. Haekesak – Pos Nunura
9. penahan jalan ruas Tabean – Hofean
10. penahan ruas Atambua – Taekto
11. jembatan ruas Meo Abekun Natun
12. Rehab Deuker jalan Pramuka
13. jalan khusus kelurahan Manuaman
14. jalan khusus kelurahan Manumutin
15. pemeliharaan jalan Kabupaten & rehabilitasi jalan kabupaten (arah Rumah Sakit Tentara, Jl. IJ Kasimo dan Deuker Lahurus)
Kadis PUPR Belu, Simplisius Vinsen Dalung, ST saat dikonfirmasi media The East Indonesia, Senin 6 Januari 2025 menjelaskan bahwa semua paket pekerjaan jalan Tahun Anggaran 2024 telah selesai dikerjakan.
“Untuk progres pembangunan jalan Tahun Anggaran 2024 pada semua paket jalan itu telah selesai dikerjakan,” tuturnya.
Kadis PUPR Belu pun menegaskan bahwa semua ruas jalan pada Tahun Anggaran 2024 memiliki masa waktu pemeliharaan selama 1 (satu) tahun.
“Pihak rekanan pelaksana memberikan kami jaminan pemeliharaan itu selama satu tahun. Ini untuk semua paket jalan yang dikerjakan pada tahun 2024. Pemeliharaan terhitung sejak PHO,” ujar pria yang akrab disapa Vinsen Dalung. (Ronny)


