Thursday, March 12, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sinergi Kemensos, Himpunan Bersatu Teguh dan Beberapa Mitra Berikan Operasi Katarak Gratis bagi 400 Pasien di RS Marianum Halilulik

ATAMBUA, The East Indonesia – Sinergi luar biasa antara Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Himpunan Bersatu Teguh, Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik bersama beberapa mitra dan juga Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu berhasil memberikan pelayanan Operasi Katarak secara Gratis bagi masyarakat yang digelar di Rumah Sakit Marianum Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Kementerian Sosial RI, yang terus menunjukkan komitmen negara dalam hadir di tengah masyarakat rentan, memastikan bahwa hak untuk melihat dan produktif kembali adalah milik setiap warga, hingga ke garda terdepan di Perbatasan Negara.

Sementara itu Himpunan Bersatu Teguh dengan beberapa mitra lainnya dengan kedermawanan dan dedikasi tanpa lelah dalam menggalang kekuatan sosial demi membebaskan masyarakat dari kebutaan yang bisa dicegah.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonzalves pada, Jumat 12 Desember 2025 ini dihadiri Direktorat Lansia Kementerian Sosial, Muhammad Adrian; Ketua Himpunan Bersatu Teguh, Andreas Sofiandi; Perwakilan ERHA, Umar; Para Dokter Spesial Mata dan Tim Medis dari Jakarta; Tim Central Efata Kupang; Pimpinan OPD Kabupaten Belu; Direktur Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik dan jajarannya bersama para Suster SSpS Timor.

Berdasarkan data yang dihimpun ada 400 pasien yang melakukan Operasi Katarak di Rumah Sakit Marianum Halilulik ini berasal dari Kabupaten Belu, Malaka, TTU, TTS, Alor, dan Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan Operasi Katarak di Rumah Sakit Marianum Halilulik ini akan berlangsung sejak hari ini (12/12) sampai dengan tanggal 14 Desember 2025.

Perwakilan Direktorat Lansia Kementerian Sosial Republik Indonesia, Muhammad Adrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan bersama sebagai bentuk kolaborasi Kementerian sosial dengan berbagai mitra yang salah satunya dengan Himpunan Bersatu Teguh dengan ERHA dan beberapa Yayasan sosial lainnya.

“Kami melakukan operasi Katarak di seluruh Indonesia dan di Rumah Sakit Marianum Halilulik Kabupaten Belu ini adalah pencapaian tertinggi yang dioperasi,” pungkasnya.

Dengan penanganan canggih yang diberikan oleh para Dokter Spesialis Mata, Pihak Kemensos berharap agar masyarakat yang datang mengikuti kegiatan Operasi Katarak secara Gratis ini mereka datang gelap bisa membawa harapan baru dengan pulang membawa cahaya.

Pihak Kemensos juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu yang telah mengizinkan kegiatan ini berlangsung bagi masyarakat NTT di Rumah Sakit Marianum Halilulik.

Direktur Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik mengatakan bahwa Operasi Katarak secara Gratis ini berangkat dari keprihatinan bahwa di daerah ini tidak adanya tenaga dokter spesialis mata dan juga pasien katarak yang bertambah dari tahun ke tahun dan juga kesulitan untuk mengakses pelayanan kesehatan Katarak khususnya bagi para Lansia.

Karena itu pihaknya berkomitmen untuk tetap bekerja bersama Pemerintah dengan Kementerian Sosial, Tim Himpunan Bersatu Teguh dan Beberapa Yayasan sosial sert tim dokter untuk tetap melanjutkan pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik.

Karenanya pihak Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik dari hati yang tulus ikhlas mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial, Pemerintah Daerah, Bapak Andreas Sofiandi dan tim dokter dari Himpunan Bersatu Teguh, Tim ERHA, Tim dari Jakarta dan semua mitra yang turut mendukung kegiatan pelayanan kemanusiaan ini. (Ronny)

Popular Articles