Friday, June 5, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Diserang Hama Ulat, 360 Hektare Lahan Petani Desa Renrua Terancam Gagal Panen

ATAMBUA, Theeast.co.id – Tanaman jagung milik masyarakat Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL terancam gagal panen.

Hal ini dikarenakan tanaman jagung pada luas lahan sekitar 360 hektarare di Desa Renrua tersebut terserang hama ulat.

Kades Renrua, Eduardus Kidamanto Bau saat dihubungi awak media ini melalui telepon seluler, Selasa (03/03/2020) membenarkan terancam gagal panen di Desanya.

Dijelaskan bahwa awalnya, dirinya selaku Kepala Desa Renrua mendapat laporan dari petani terkait terserangnya lahan jagung masyarakat dari hama ulat.

“Saya dapat laporan kemarin dan saat itu juga saya langsung turun pantau ternyata benar apa yang disampaikan oleh para petani lahan-lahan jagung diserang hama ulat dan mengancam terjadinya gagal panen,” tandas pria yang biasa disapa Erwin.

Kades Renrua ini menyampaikan bahwa dengan curah hujan yang tidak menentu ditambah lagi hama ulat ini membuat para petani akan sengsara.

Karena itu sebagai Kepala Desa, Erwin Bau juga telah mempersiapkan langkah antisipasi dengan menyediakan anggaran penanganan bencana alam.

“Curah hujan tidak menentu saat ini untuk taman lain susah tumbuh dengan hasil yang baik. Harapan petani saat ini hanya jangung dan kacang. Tapi dengan adanya hama ulat ini untuk jagung sudah terancam gagal panen,” pintanya.

Dirinya berharap pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu bisa turun ke kebun masyarakat untuk dapat memberi solusi atas hama ulat tersebut.

Salah satu warga petani Desa Renrua, Fransiska Aek mengatakan jagung miliknya diserang hama ulat sejak dua minggu lalu dan kini jagung miliknya terancam gagal panen.

“Hujan saja sudah tidak jelas ditambah lagi ulat makan, jagung mati. Kami mau makan apa?” ungkapnya.

Sebagai masyarakat, dirinya berharap ada perhatian dari Pemerintah untuk mengatasi ancaman gagal panen itu.

“Kami harap Pemerintah bisa mengatasi hama ulat ini kalo tidak, kami mati ini tahun,” pintanya. (Ronny).

Popular Articles