Dipastikan Berita Viral Adanya Relawan RS Darurat Wisma Atlet yang Meninggal Dunia adalah Hoaks

JAKARTA, Theeast.co.id – Kasdam Jaya selaku Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) RS Darurat Wisma Atlet Brigjen TNI M. Saleh, membantah dan memastikan adanya kabar relawan di RS Darurat Wisma Atlet yang meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid-19) adalah hoaks.

Hal ini dikatakannya, seiring dengan beredarnya postingan di salah satu media sosial, yang menyebutkan adanya kakak-beradik atas nama Sia Ai Hung/Sia Naniek Anasta dan Sia Ai/Ing Win, keduanya relawan di RS Wisma Atlet yang dikabarkan telah meninggal akibat terinfeksi virus Covid-19. “Saya pastikan berdasarkan data yang dimiliki RS Darurat Wisma Atlet sampai saat ini tidak ada relawan yang meninggal di RS Wisma Atlet, karena terinfeksi virus corona,” jelas Brigjen TNI M. Saleh, Rabu (1/4/2020).

Seperti yang diketahui bahwa sejak awal rekruitmen, para relawan yang akan ditugaskan di RS Wisma Atlet telah melalui proses seleksi dan pendataan yang ketat dari Kemenkes RI. Terkait dengan dua nama yang disebutkan sebagai relawan tadi yaitu Sia Ai Hung/Sia Naniek Anasta dan Sia Ai/Ing Win tidak ada dalam catatan daftar relawan di Kemenkes. “Tidak ada nama dua orang tersebut dalam daftar kami”, demikian disampaikan oleh Direktur Mutu dan Akreditasi Yankes RS Kemenkes, drg. Farichah Hanum, M.Kes.

Demikian pula dikatakan oleh Kolonel Ckm dr. Stefanus Dony, Kakesdam Jaya selaku Wadan Subsatgas Kesehatan Rumkit Darurat Wisma Atlet, yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan pasien, dokter, tenaga medis dan non medis termasuk relawan, memastikan bahwa tidak ada relawan di RS Wisma Atlet yang meninggal karena virus Covid-19. “Bahkan nama dua relawan tersebut tidak ada dan tidak bekerja di RS. Wisma Atlet”, tegasnya.

Kasdam Jaya, Brigjen TNI M. Saleh meminta para pembuat hoaks untuk tidak memperkeruh suasana di tengah upaya melawan pandemi Corona ini. “Saya menghimbau kepada siapapun yang membuat berita-berita hoaks agar hentikan membuat berita-berita yang tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan”, tutupnya.(red).

Facebook Comments