Dua Menteri Hadiri Pembukaan Destinasi Wisata di Bali

PEMBUKAAN DESTINASI.Tiga menteri di Kabinet Kerja Jokowi menghadiri deklarasi pembukaan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru sekaligus dibukanya pariwisata domestik bertempat di Pulau Peninsula Nusa Dua Bali, Kamis (30/7/2020). Foto : Dok.Tim

DENPASAR, The East Indonesia -Dua menteri di Kabinet Kerja Jokowi menghadiri deklarasi pembukaan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru sekaligus dibukanya pariwisata domestik bertempat di Pulau Peninsula Nusa Dua Bali, Kamis (30/7/2020).

Kedua menteri tersebut adalah Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama. Hadir juga Gubernur Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati, Kepala BI Bali Trisno Nugroho, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX Udayana Mayjen Kurnia Dewantara dan juga berbagai pejabat lainnya.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, penanganan Covid-19 di Bali menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Hingga saat ini angka kesembuhan di Bali mencapai 81% dan angka kematian terus ditekan. Semua berjalan dengan sukses. Aktifitas lokal masyarakat Bali sudah dimulai pada 9 Juli 2020.

“Besok tanggal 31 Juli akan dibuka aktifitas pariwisata domestik. Dan tahap ketiga untuk aktifitas pariwisata khususnya wisatawan mancanegara akan dibuka pada September mendatang,” ujarnya.

Ia mengakui, sebanyak 52% aktifitas ekonomi Bali sangat tergantung pada pariwisata. Sejak Covid-19 melanda dunia maka hotel di Bali kosong, pantai di Bali kosong, restoran kosong.

Koster juga meminta kepada pemerintah pusat agar aktifitas pariwisata Bali didukung penuh oleh pusat. Ia meminta agar segala acara yang selama ini digelar di Jakarta agar dipindahkan ke Bali.

Selain itu menjelang dibukanya aktifitas pariwisata tahap ketiga maka peraturan menteri hukum dan HAM tentang larangan perjalanan asing masuk ke Indonesia agar segera dicabut. Ia meminta Menteri Luhut agar segera berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk mencabut larangan tersebut. (Axelle Dae).

Facebook Comments