Peduli Kerusakan Rumah di Tasain – Belu, Zaka Moruk Akan Bantu 100 Sak Semen

102
BANTUAN. Penjabat Bupati Belu Drs. Zakarias Moruk, MM. Foto : Rony

ATAMBUA, The East Indonesia – Akibat banjir bandang yang melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada minggu lalu tepatnya tanggal 03 dan 04 April tahun 2021, banyak rumah dan harta benda hanyut terbawa.

Hal ini pun terjadi di Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL khususnya di daerah Matamaro, Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu mengalami dampak banjir bandang yang membuat banyak rumah rusak dan beberapa terbawa arus air serta sekitar 600-an masyarakat di Desa tersebut terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Peduli terhadap kejadian tersebut, Drs. Zakarias Moruk, MM yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Bupati Belu langsung berinisiatif untuk membantu warga Kabupaten Belu khususnya di Desa Tasain yang rumahnya rusak akibat banjir bandang beberapa waktu yang lalu.

Baca juga :  Grafik Pertumbuhan Ekonomi di Belu Tahun 2018 - 2019 Alami Penurunan

Dirinya berjanji akan memberikan 100 sak semen dan segera akan didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan bantuan tersebut.

Pernyataan tersebut terungkap saat, Zakarias Moruk selaku Penjabat Bupati Belu memantau langsung lokasi perumahan warga yang rusak dan terbawa arus di Desa Tasain, Sabtu (10/04/2021).

Saat itu pria yang akrab disapa Zaka Moruk mengatakan langsung kepada Kepala Desa Tasain, Amandus Koamesa dengan disaksikan pimpinan OPD dan wartawan.

Bantuan dari Zaka Moruk ini dikhususkan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak ringan, misalnya lantai rumah rusak, lubang, retak atau rumah dan terasnya belum berlantai semen. Tujuannya agar bantuan semen 100 sak itu bisa membantu lebih banyak warga.

“Bapak Desa, saya bantu 100 sak semen untuk rumah yang model begini”, kata Zaka Moruk sambil menunjukkan contoh teras rumah warga yang belum berlantai semen dan tertimbun lumpur.

Baca juga :  Danrem 172/PWY: TNI Siap Melayani Masyarakat Papua

Saat dikonfirmasi awak media, Zaka Moruk mengungkapkan, bantuan yang ia berikan itu atas nama pribadi, bukan atasnama sebagai Penjabat Bupati Belu dan juga sebagai Kepala Keuangan Provinsi NTT. Pemberian bantuan itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi para korban banjir.

“Saya bantu 100 sak semen. Ini bantuan pribadi dari saya, bukan sebagai penjabat Bupati Belu dan juga bukan sebagai Kaban Keuangan NTT,” pungkasnya.

Sebagai Penjabat Bupati Belu, Zaka Moruk mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu menangani para korban bencana secara baik selama berada di posko pengungsian, seperti makan minum dan kesehatan.

Setelah mereka kembali ke rumah tentu kondisinya agak berbeda karena rumah-rumah mereka berantakan. Ada yang lantai rumahnya tertimbun lumpur, ada yang kehilangan perabot rumah tangga dan barang lainnya.

Baca juga :  Karya Baligia, Mengantar Atman Menyatu Dengan Brahman

Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan langkah penanganannya yakni melaksanakan bakti sosial pembersihan rumah-rumah warga yang melibatkan pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat setempat. Dengan demikian, saat pengungsi kembali ke rumah, kondisi rumah mereka dalam keadaan tidak berantakan. Minimal pemilik rumah tidak bekerja sendirian untuk membereskan rumahnya tapi dibantu pemerintah dan stakeholder lainnya.

Hendrikus Tulasik, salah satu warga korban banjir mengungkapkan rasa terima kasih kepada Zakarias Moruk yang dengan tulus memberikan bantuan semen kepada mereka.

“Terima kasih untuk pak Zaka Moruk dan bapak-bapak semua yang sudah datang lihat kami dan bantu kami”, ungkap Hendrikus. (Ronny)

Facebook Comments