Atlet Pencak Silat Asal Belu Raih Medali Perunggu di PON XX Papua

31
FOTO : Ronaldo Neno (posisi berdiri, kedua dari kanan, berjaket Biru-emas) peraih medali perunggu pada cabor pencak silat di PON ke-XX Papua.(tim)

ATAMBUA, The East Indonesia – Atlet olahraga Pencak Silat dari Perisai Diri asal Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX yang digelar di Provinsi Papua.

Atlet tersebut adalah Ronaldo Neno (26) yang bermain di Kelas F Putra 70-75 kg pada PON XX Papua.

Ronaldo Neno tergabung dengan 5 atlet Pencak Silat lainnya mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur di PON Papua tahun 2021 ini.

Untuk diketahui, 5 atlet lainnya yang bertanding di cabang olahraga (Cabor) pencak silat mewakili Provinsi NTT yaitu Muhammad Zikrillah Prasong (Kelas B Putra), Jeni E. Kause (Kelas B Putri), Kholil R. Ardiansyah Aklis (Kelas C Putra), Novita Rumengan (Kelas E Putri) dan Godelifa Lali Ina (Kelas Tunggal Putri).

Baca juga :  Ricciardo Pecahkan Rekor saat Latihan Bebas F1 GP Monaco

Ronaldo Neno memastikan memperoleh medali perunggu usai kalah dengan Iqbal Chandra Pratama pesilat asal Kalimantan Timur di partai semifinal.

Sementara itu, atlet lainnya Jeni E. Kause (Kelas B Putri) berhasil membawa pulang medali emas dan juga Muhammad Zikrillah Prasong (Kelas B Putra) bisa meraih medali perunggu.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Kabupaten Belu, Benedictus Manek saat dikonfirmasi awak media The East Indonesia, Rabu (13/10/2021) membenarkan hal tersebut dan mengucapkan syukur kepada Tuhan atas prestasi yang dapat diraih oleh para atlet pesilat di event Pekan Olahraga Nasional ke-XX tahun 2021 di Papua.

Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ronaldo Neno bersama 2 atlet lainnya dan para pelatih yang berhasil membuat prestasi .

Baca juga :  Tour De Ubud Bisa Dongkrak Pariwisata Bali

“Ini sebuah prestasi yang luar biasa bagi IPSI di NTT maupun di Belu. Kita sangat merasa bangga karena dari 6 atlet yang dikirim, 3 diantaranya bisa membawa pulang 1 medali emas dan 2 perunggu. Salah satu yang membawa medali perunggu adalah atlet kita dari Kabupaten Belu, Ronaldo Neno. Kita sangat berterimakasih atas upaya dan prestasi yang diraih oleh para atlet ini,” tandasnya.

Lanjutnya, “Kita juga berterima kasih kepada para pelatih yang sudah membawa dan membimbing para atlet pesilat sebelum dan di PON dua puluh Papua.”

Sebagai Ketua IPSI Belu, Benny Manek juga berterima kasih kepada para pengurus Pencak Silat Provinsi NTT yang sudah menyempatkan latih tanding di Kabupaten Belu sebelum berangkat ke PON ke-XX di Papua.

Baca juga :  Dandim Yogya: Pencak Silat Bukan Sekedar Seni Beladiri

“Kita berharap kedepannya Pencak Silat di Provinsi NTT dapat semakin maju dan lebih berprestasi lagi di event-event Nasional bahkan Internasional. Kami dari IPSI Belu akan mendukung dengan mempersiapkan para atlet secara baik,” tuturnya.

Penulis – Rony|Editor – Christovao

Facebook Comments