Ciptakan Rekor, Ronaldo Neno Jadi Pesilat Pertama di Belu Yang Raih Medali PON. Ini Profilnya!

40
FOTO : Pencak silat Belu Ronaldo Neno.(tim)

ATAMBUA, The East Indonesia – Ronaldo Neno merupakan atlet Pesilat asal kabupaten Belu yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2021 yang diselenggarakan di Provinsi Papua.

Pada kejuaraan tersebut, Ronaldo berhasil membuat prestasi di kancah olahraga Nasional tertinggi di Indonesia.

Ronaldo berhasil membawa pulang medali perunggu setelah kalah di partai semifinal dari lawannya Iqbal Chandra Pratama pesilat asal Kalimantan Timur yang merupakan peraih medali perak di Kejuaraan Dunia 2016 dan peraih medali emas di Asian Games 2018.

Ronaldo Neno menjadi atlet pesilat pertama asal kabupaten Belu yang kembali membawa medali dari Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak terakhir kali dibawah oleh Albertus Tae Bria pada tahun 2000.

Saat itu dalam PON yang diselenggarakan di Provinsi Jawa Timur tersebut, pria yang akrab disapa Berto ini berhasil membawa pulang medali perunggu setelah kalah juga dari pesilat Kalimantan Timur, Haryanto di kelas D 60-65 kg.

Ketua IPSI Belu, Benedictus Manek saat diwawancarai awak media The East Indonesia, Rabu (13/10/2021) sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Ronaldo Neno dalam kancah Pekan Olahraga Nasional di Papua.

Baca juga :  Dovizioso Juara Moto GP di Republik Ceko

“Saya dan para pengurus sangat merasa bangga dan berterima kasih karena satu-satunya atlet pesilat kabupaten Belu yang diikutsertakan mewakili NTT pada cabang olahraga pencak silat ke PON Papua berhasil membawa pulang medali,” pungkasnya.

Pria yang akrab disapa Benny Manek ini menyampaikan bahwa walaupun hanya medali perunggu, Ronaldo Neno telah mampu mengulang sejarah bagi IPSI kabupaten Belu sejak 21 tahun silam.

“Ronaldo berhasil mengulang sejarah yang pernah dibuat oleh om Berto. Dia menjadi salah satu atlet pesilat yang bisa meraih medali perunggu di PON dua puluh Papua. Sebelum-sebelumnya para atlet pesilat kita hanya pada tingkatan pra PON. Tapi kali ini Ronaldo bisa membawa pulang medali dari PON. Kita sangat merasa bangga,” tandasnya.

Diungkapkan bahwa Ronaldo Neno memang sudah dipersiapkan oleh IPSI Belu dengan berkaca pada kiprahnya di PON Jawa Barat tahun 2016 dan prestasi-prestasi regional yang diraihnya.

Baca juga :  Tingkatkan Kemampuan Fisik, Kodim Bangli Gelar Lari Aerobik

“Ronaldo sudah kita persiapkan. Pada PON tahun 2021 ini kita sudah menargetkan dirinya untuk dapat membawa pulang medali untuk Provinsi NTT dan masyarakat Kabupaten Belu,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Belu.

Dirinya berharap agar kedepan, akan ada lagi prestasi di kancah Nasional bahkan Internasional yang bisa diraih oleh para atlet pesilat dari Kabupaten Belu

Melihat akan prestasi ini juga, Ketua IPSI Belu berjanji akan memberikan reward kepada Ronaldo Neno usai pulang dari Papua.

Pihaknya juga akan berkoordinasi KONI Belu dan pihak Pertina kabupaten Belu yang juga memiliki setidaknya 3 atlet berprestasi pada PON XX di Papua sehingga bisa melakukan penjemputan secara bersama.

“Kita dari IPSI Belu akan memberikan reward kepada Ronaldo. Kita berharap agar Pemerintah Kabupaten Belu juga dapat memberikan penghargaan bagi para atlet kita yang berprestasi di event Nasional tertinggi di Indonesia ini,” tandas Benny Manek.

Untuk diketahui, Ronaldo Neno tergabung dengan 5 atlet Pencak Silat lainnya mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur di PON Papua tahun 2021 ini.

Baca juga :  Dandim Yogya: Pencak Silat Bukan Sekedar Seni Beladiri

Kelima atlet lainnya yang bertanding di cabang olahraga (Cabor) pencak silat mewakili Provinsi NTT yaitu Muhammad Zikrillah Prasong (Kelas B Putra), Jeni E. Kause (Kelas B Putri), Kholil R. Ardiansyah Aklis (Kelas C Putra), Novita Rumengan (Kelas E Putri) dan Godelifa Lali Ina (Kelas Tunggal Putri).

Kelima atlet ini berhasil membawa pulang 1 medali emas yang diraih oleh Jeni E. Kause dan 2 medali perunggu oleh Muhammad Zikrillah Prasong dan Ronaldo Neno.

Berikut data lengkap Ronaldo Neno;

Nama lengkap : Ronaldo Neno

Nam panggilan : Ronald

Tanggal Lahir : 10 Oktober 1995

Alamat : Beinoka, RT/RW 015/002, kelurahan Rinbesi, kecamatan Atambua Selatan

Postur : 179 cm/ 74,5 kg

Nomor spesialis : Pencak Silat kelas: F, 70-75 kg

Asal perguruan : Perisai Diri (PD)

Mulai berlatih di PD dari tahun : 2010

Perjalanan hingga meraih medali perunggu di PON XX :
– Kualifikasi : Vs Amri (Jatim)
– – – Semifinal : vs Iqbal Chandra Pratama (Kaltim).

Penulis – Rony|Editor – Christovao

Facebook Comments