Apel Awal Bulan November, Bupati Agus Taolin Tegaskan 3 Poin Penting

19
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM. FOTO - IST.

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Belu melakukan apel awal bulan di halaman Kantor Bupati Belu, Senin (01/11/2021).

Apel awal bulan November ini dipimpin langsung oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dan Sekda Belu, Johanes A. Prihatin, SE, M.Si.

Hadir dalam apel tersebut, para pimpinan dan jajaran pada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dalam sambutannya menegaskan 3 point penting kepada Pejabat Eselon Il, Il dan IV Lingkup Pemkab Belu pada Apel Awal Minggu di Halaman Kantor Bupati Belu, Senin (01/11/2021).

Baca juga :  PKB Belu Gelar Musyawarah Kerja 2020

Ketiga point penting yang ditegaskan Bupati adalah yang pertama terkait kepemimpinan, kedua etos kerja dan point ketiga yakni dinamika.

Suasana apel di Kabupaten Belu pada awal bulan November 2021. FOTO – IST.

Disampaikan Bupati Belu bahwa setiap pimpinan harus mengetahui posisinya, memahami tupoksinya serta sebagai Pimpinan Perangkat Daerah pada unit kerja masing-masing, harus tahu dan memastikan kehadiran stafnya.

“Jadi kita boleh rutin, tetapi tidak boleh bekerja dalam rutinitas yang standar, harus ada gerakan, inovasi dan kreativitas di masing-masing OPD,” ujar Bupati Belu.

Lanjut Bupati, sebagai Pimpinan harus mendelegasikan kewenangan sesuai dengan perintah Undang-Undang 23 Tahun 2014 sehingga apa yang dilakukan dapat.

Bupati juga mengutarakan bahwa etos kerja masih lemah sehingga kepada Pimpinan Perangkat Daerah agar dilakukan pengawasan dan pelaporan secara berjenjang.

Baca juga :  Hasil Quick Count Pilkada Bali, Ini Pernyataan Mantra-Kerta

“Tolong diperhatikan disiplin stafnya masing-masing. Jadi yang pertama tentang kepemimpinan, kedua etos kerja, ketiga dinamika,” tandas Bupati Agus Taolin.

Bupati juga mengatakan bahwa akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Pimpinan Perangkat Daerah sehingga ada dinamika pergeseran, promosi, demosi dan itu merupakan hal yang wajar.

“Salah satu tugas pimpinan lakukan monitoring, bimbingan, pengawasan, evaluasi secara berjenjang. Jadi dinamika ini jangan ditafsirkan dan jangan didiskusikan berkepanjangan, karena ini bukan sesuatu hal statis yang tidak bergerak, kita akan evaluasi terus-menerus,” tegasnya.

Bupati Belu juga mengingatkan kepada Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Camat dan Lurah agar sigap dan waspada terhadap bencana dan penyakit-penyakit diluar Covid-19.

“Lurah dan Camat, perhatikan standar target terhadap lahan yang diolah, optimalisasi terhadap lahan-lahan yang sudah ada diperhatikan,” terang Bupati Belu.

Baca juga :  Sukseskan Sosialisasi Pilkada 2020, Gubernur Koster Minta KPU Gandeng Desa Adat dan Taati Protokol Kesehatan

Menyambut Hari Natal dan Tahun Baru,
Bupati Belu menghimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Belu tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.

“Mari kita menyambut Natal dengan sukacita, dengan vaksin mencapai 70 persen, tetap patuhi protokol kesehatan, tidak ada demam berdarah, tidak ada penyakit lain-lain, dan koordinasi dengan sebaik-baiknya internal maupun eksternal,” pungkas Bupati Belu. ***

Penulis – Ronny|Editor – Christ

Facebook Comments