Nakes RSUD Atambua Ikut PPGD GELS, Wabup Belu Minta Hal Ini!

8
FOTO : Para Tenaga Kesehatan (nakes) di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua mengikuti pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) General Emergency Life Support (GELS).(tim)

ATAMBUA, The East Indonesia – Para Tenaga Kesehatan (nakes) di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua mengikuti pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) General Emergency Life Support (GELS).

Pelatihan ini dilaksanakan di Aula RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua, Selasa (23/11/2021) dan akan berlangsung sampai tanggal 26 November 2021.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tenaga kesehatan yang ada di RSUD Atambua guna meningkatkan kualitas dan SDM tenaga kesehatan khususnya dalam menangani penderita gawat darurat agar dapat tercapai pelayanan kesehatan yang bermutu dan professional sesuai dengan Standart Pelayanan Minumum (SPM).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dan dihadiri oleh Direktur RSUD Mgr Gabriel Manek SVD, drg. Maria Ansila F. Eka Mutty dan para tenaga kesehatannya.

Baca juga :  Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2020 Dibuka

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM meminta kepada tenaga kesehatan agar setelah mengikuti pelatihan ini dapat menciptakan respon time yang cepat, tepat dan terukur dalam menangani pasien gawat darurat.

“Kita harapkan dengan pelatihan ini terjadinya peningkatan kompetensi dari para peserta tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit Atambua ini sehingga terjadi pula peningkatan kualitas layanan terhadap masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkan, “Saya percaya, setelah pelatihan ini pasti kualitas peserta meningkat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkualitas dan kompetitif.”

Wakil Bupati Belu juga meminta agar para peserta mengikuti kegiatan pelatihan ini secara baik sehingga apa yang menjadi tujuan dalam pelayanan kesehatan di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua dapat tercapai.

Baca juga :  KBRI Bangkok Terus Kawal Akreditasi Sekolah Indonesia Bangkok
FOTO : Para Tenaga Kesehatan (nakes) di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua mengikuti pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) General Emergency Life Support (GELS).(tim)

Sementara itu, Direktur RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua, drg. Maria Ansila F. Eka Mutty dalam laporannya mengatakan diperlukan kesiapan tim medis dan para medis untuk memberikan pertolongan pertama dan mencapai respon time yang pendek untuk penanganan pasien sehingga pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi SDM terutama para perawat dalam memberikan pertolongan pertama bagi pasien gawat darurat untuk menyelamatkan pasien dari kematian.

Lanjut drg. Ansila bahwa tujuan pelatihan agar tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang bermutu dan professional sesuai dengan SPM.

Selain itu juga menjadi tuntutan dalam pelaksanaan akreditasi yang sebentar lagi akan dijalankan serta adanya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan dalam bidang critical dan emergency care, adanya peningkatan penanganan life saving, adanya penurunan angka kematian pasien kurang dari 8 jam.

Baca juga :  Sekolah Di Nusa Dua Libur Saat IMF-WB Annual Meeting 2018

Direktur RSUD Atambua ini juga melaporkan bahwa metode pelatihan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi, praktek dengan peserta 40 orang serta narasumber dari Provinsi NTT dan dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua.

Penulis – Rony|Editor – Christovao

Facebook Comments