Wabup Belu Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bantuan Praka Almarhum Yanuarius Loe

50
Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama beberapa pejabat melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus pahlawan bagi Praka Almarhum Yanuarius Loe di Dusun Seo, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. Foto : Ist

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian PUPR memberikan 1 unit rumah bantuan khusus pahlawan bagi Praka Almarhum Yanuarius Loe yang gugur ditembak jatuh dari Helikopter di Papua pada tahun 2019 silam.

Rumah bantuan yang memiliki tujuan pembangunan agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ahli waris TNI (Praka Almarhum Yanuarius Loe) yang Gugur di daerah Operasi Papua tersebut dibangun di RT/RW 01/01, Dusun Seo A, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat.

Rumah tersebut akan dibangun tipe 45 dengan biaya sebesar Rp 194.500.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2022 yang dibebankan kepada satuan kerja penyediaan perumahan Provinsi NTT.

Pembangunan rumah dengan Luas Bangunan 45 M² tersebut dikerjakan oleh CV Dinamika Abadi dengan masa pelaksanaan 120 HK terhitung tanggal 28 April – 28 Agustus 2022.

Rumah bantuan khusus pahlawan Praka Almarhum Yanuarius Loe ini pun dilakukan peletakan batu pertama langsung oleh Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM pada, Jumat (20/05/2022).

Baca juga :  Persiapan TMMD, Kodim Bangli Gelar Rapat Koordinasi

Kepala BP2P Propinsi NTT diwakili oleh Kasubag umum dan tata usaha sekaligus sebagai sekretaris BP2P Nusa Tenggara II yang berada di Nusa Tenggara Timur, Anwar Djaha; Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT; Wakapolres Belu; Pasi Ops Kodim 1605 Belu; Danki Kompi B yonif Raider Khusus 744/SYB; perwakilan Danki Kavaleri Komodo Ksatria Anuraga; perwakilan Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Belu; Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kab Belu; Camat Tasifeto Barat; Kapolsek Tasifeto Barat; Danramil 1605-06 Halilulik; Direktur CV. Dinamika Abadi Kupang; Kepala Desa; Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dalam penyampaiannya memberikan terimakasih banyak kepada Pemerintah Pusat melalui Mabes TNI dan Kementerian PUPR yang telah memberikan bantuan rumah khusus pahlawan kepada Praka Almarhum Yanuarius Loe asal Kabupaten Belu yang gugur di Papua pada tahun 2019 yang lalu.

“Terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah memberikan penghargaan kepada anggota TNI asal Kabupaten Belu yang gugur di medan tugas, Papua. Ini merupakan salah satu bentuk penghargaannya,” pinta mantan Kanan Kesbangpol Belu ini.

Baca juga :  Pasien Sembuh di Bali Tembus 75 Orang

Tambahnya, “Kita bersyukur karena ada perhatian dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat kita yang menjadi anggota TNI dan gugur di medan tugas.”

Wakil Bupati Belu juga mengungkapkan bahwa tidak saja rumah, Pemerintah Pusat juga telah memberikan perhatian sebelumnya yaitu adik dari Praka Almarhum Yanuarius Loe yang juga telah lulus sebagai anggota TNI.

Sementara itu, Kasubag umum dan tata usaha sekaligus sebagai sekretaris BP2P Nusa Tenggara II yang berada di Nusa Tenggara Timur, Anwar Djaha menjelaskan bahwa bersama-sama dengan Kepala Daerah Kabupaten Belu diberikan mandat untuk melaksanakan peletakan batu pertama yang mana ini merupakan bantuan spontan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian pekerjaan umum pada Direktorat Jenderal Perumahan untuk pekerjaan pembangunan rumah pahlawan atas pengabdian dan perjuangan dari Praka Almarhum Yanuarius Loe yang gugur di Papua.

Baca juga :  Kebulatan Tekad Warga Denpasar Memilih Koster-Ace

“Semua ini yang terjadi di kabupaten Belu ini atas dukungan dan partisipasi yang luar biasa dari Bapak Bupati serta forkopimda di Kabupaten Belu sehingga ini bisa terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Djaha berharap agar kedepannya Kabupaten Belu masih tetap menjadi perhatian prioritas pemerintah pusat dalam memberikan dukungan pembangunan perumahan karena lokasinya langsung berbatasan dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste.

Untuk diketahui Praka Almarhum Yanuarius Loe lahir di Seo, Belu pada 29 Januari 1993. Dirinya menjadi anggota TNI di Yonif 725/WRG Kodam XVI/Hasanudin.

Yanuarius Loe gugur akibat jatuhnya Helikopter MI TNI – AD. Jenis HA-5138 di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang yang sedang melaksanakan pengiriman logistik Pos Udara Okbibab Satgas Operasi pengamanan Perbatasan RI-PNG di wilayah Papua pada tanggal 28 Juni 2019. (Ronny)

Facebook Comments

About Post Author