ATAMBUA, The East Indonesia – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Drs. Johanis Asadoma, M. Hum menggelar arahan umum kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Belu.
Arahan umum Kapolda NTT bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Belu ini digelar di Ballroom Hotel Matahari Atambua, Kamis pagi (08/12/2022).
Dalam arahannya, Kapolda NTT, Johni Asadoma meminta kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Belu untuk selalu berkoordinasi dalam menjalankan pembangunan bagi masyarakat di Kabupaten Belu sehingga hal untuk menyimpang terhadap hukum dapat dihindari sejak dini.
“Sebagai bagian dalam mengawal pembangunan ini, saya berharap semua yang berkepentingan untuk pembangunan ini dapat dikerjakan dengan baik sehingga menghindari resiko yang tidak kita inginkan,” tandasnya.

Selain itu, Kapolda NTT mengharapkan agar komunikasi yang baik terus dijaga oleh Pemerintah Kabupaten Belu, Kepolisian, TNI dan stakeholder lain yang ada di Kabupaten Belu untuk menjaga kamtibmas.
“Mari kita sama-sama mendukung persatuan dan kesatuan bangsa dengan membangun sinergitas antara seluruh stakeholder yang ada disini,” pungkas Irjen Pol Johni Asadoma.
Kapolda NTT ini pun meminta agar pihak keamanan Polri-TNI bersama Pemerintah dan Forkompinda di Kabupaten Belu untuk selalu berkoordinasi untuk mencegah potensi-potensi kejahatan yang akan ada di Kabupaten Belu sebagai wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.
“Saya minta untuk saling membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Kepolisian yang terus bekerja maksimal untuk melayani masyarakat di Kabupaten Belu.
“Terima kasih kepada Polres Belu bersama jajaran dan seluruh tokoh lintas sektor yang berkolaborasi dengan Pemerintah untuk selalu menyelesaikan semua permasalahan sosial dan menjaga situasi kamtibmas di daerah ini dengan baik,” ujarnya.
Bupati Belu yang juga adalah seorang dokter spesialis ahli penyakit dalam Indonesia ini pun memaparkan visi-misinya bersama Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM dalam membangun kabupaten Belu.
Dirinya menerangkan beberapa garis besar yang menjadi arah kebijakan pembangunan untuk mewujudkan visi pembangunan di Belu yaitu menjadikan masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif.
“Kabupaten Belu didiami oleh dua ratusan ribu jiwa penduduk dengan kultur dan budaya dari beragam etnis, dengan berbagai macam problematika dan masalah di daerah ini,” katanya.
Disampaikan pula, hingga saat ini, Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
“Puji syukur, sejumlah parameter atau beberapa indikator yang kami kerjakan mendapat apresiasi dan penilaian yang cukup dari Kementerian/Lembaga dan lain-lain,” ungkap Bupati Belu.
Bupati Belu juga menegaskan bahwa terhadap masalah sosial di Kabupaten Belu, Pemerintah menempatkan ini dalam koridor hukum, sehingga semuanya bisa berjalan kondusif.***Ronny


