SINGARAJA, The East Indonesia – Berita gembira bagi warga Desa Tukadmungga! Perbekel desa, Kadek Surya Darmawan, baru saja meresmikan Pasar Desa “Happy”, sebuah pasar baru yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dan kebutuhan lainnya.
Pembangunan pasar ini dilatarbelakangi oleh keinginan Perbekel untuk mengatasi kebiasaan warga yang lebih memilih berbelanja di luar desa. Selama ini warga desa berbelanja di Pasar Desa tetangga. Diharapkan dengan adanya pasar desa ini, warga akan lebih memilih untuk berbelanja di dalam desa, sehingga perputaran ekonomi di desa pun akan semakin meningkat.
Pasar Desa “Happy” dibangun dengan dana swadaya dan BUMDes sebesar Rp 250 juta. Pasar ini terletak di lokasi yang strategis dan mudah diakses oleh warga. Pasar ini memiliki 36 lapak, 10 kios, dan tempat untuk pedagang sore. Para pedagang akan dikenakan biaya sewa sebesar Rp 400.000 untuk lima tahun dan Rp 5.000 per hari.
“Biaya sewa ini jauh lebih murah dibandingkan dengan pasar-pasar lain,” ujar Perbekel Kadek Surya Darmawan.
Keberadaan Pasar Desa “Happy” juga diharapkan dapat membantu melindungi usaha kecil dan menengah di desa dari persaingan dengan toko modern yang semakin menjamur. Di pasar ini, warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok, lauk pauk, sarana upacara, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih murah.
“Kami ingin memastikan bahwa pasar ini terjangkau bagi semua pedagang, dan kami ingin membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tukadmungga. Jadi ini juga untuk menekan menjamurnya Pasar Modern di Desa sehingga masyarakat lebih memilih belanja ke Pasar Desa,” imbuhnya.
BUMDes Darma Utsaha, Desa Tukadmungga, yang dikelola oleh Putu Buda Darma Laksana, sangat mendukung program ini. Pasar ini merupakan pasar pertama yang dikelola oleh BUMDes di desa ini.
“Kami optimis bahwa pasar ini akan sukses dan akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Desa Tukadmungga,” ujar Putu Buda Darma Laksana. Kami mengajak seluruh warga untuk berbelanja di Pasar Desa ‘Happy’ dan mendukung usaha kecil dan menengah di desa kita.”tutupnya.*Wismaya


