Tuesday, February 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Diduga Dianiaya Oknum Guru, Siswi SMAN 1 Atambua Dilarikan ke IGD

ATAMBUA, The East Indonesia – Dunia pendidikan di Kabupaten Belu kembali diguncang kabar tak sedap.

Seorang siswi di SMA Negeri 1 Atambua dilaporkan harus menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Atambua setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh salah satu oknum guru wanita berinisial VA di sekolah tersebut.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Selasa, 23 Februari 2026, sekitar pukul 12.00 WITA, tepat saat jam sekolah berlangsung.

Dilansir MediaKupang.com, Simon Martins Naibuti, ayah SMN siswi kelas XI yang menjadi korban merasa tak puas atas perlakuan VA tersebut dan melaporkan ke SPKT Polres Belu.

Dalam laporan dugaan kekerasan terhadap anak bernomor: LP/B/54/II/2026/SPKT/POLRES BELU/POLDA NTT tersebut terungkap kronologinya yakni saat itu korban sedang mengikuti ulangan mata pelajaran Biologi didalam kelas dan dalam ulangan tersebut siswa – siswi diminta menggambarkan neoron.

Akan tetapi korban dengan beberapa siswa – siswi lain tidak tahu menggambar neoron.

Maka terlapor VA lalu memukul korban dan lainnya dengan botol aqua yang masih berisi air.

Kemudian terlapor memberikan botol Aqua tersebut kepada korban dan korban membuang ke tempat sampah.

Namun saat itu terlapor mendengar suara laporan dan terlapor menanyakan “Siapa yang lempar? Lalu dijawab korban “saya ibu”.

Terlapor dengan spontan menghampiri korban, menarik rambut dan membanting ke kursi yang membuat korban pingsan dan merasa sakit di kepala serta pusing.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Sekolah SMAN 1 Atambua yang dikonfirmasi belum merespon dan Pihak kepolisian dilaporkan tengah mendalami kasus tersebut. (Ronny)

Popular Articles