
SINGARAJA, The East Indonesia – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Buleleng resmi melakukan pembaruan struktur kepengurusan guna menyegarkan kembali roda organisasi. Langkah strategis ini ditandai dengan Pengukuhan dan Penyerahan Pembaruan Surat Keputusan (SK) Pengurus SMSI Buleleng periode 2023–2028 oleh Pengurus SMSI Provinsi Bali yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis, (4/6).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua SMSI Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja, Ketua PWI Buleleng, Kepala RRI Singaraja, serta jajaran kehumasan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Ketua SMSI Kabupaten Buleleng, Francelino Xavier, menjelaskan bahwa pembaruan SK dan penataan ulang struktur ini merupakan langkah penting dalam berorganisasi. Ia mengibaratkan momentum ini seperti penataan kabinet yang bertujuan untuk memulihkan momentum dan memompa kembali semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus.
Menurut Francelino, langkah penyegaran ini diambil berdasarkan hasil rapat internal pada 13 April 2026 demi memastikan seluruh lini organisasi berjalan selaras dengan visi dan misi yang telah disepakati sejak awal. Penataan ulang ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi SMSI Buleleng dalam menghadapi tantangan media digital ke depan.
”Ini adalah strategi yang kami lakukan untuk membangkitkan kembali semangat rintisan di SMSI Buleleng. Dalam organisasi, kerja tim dan keselarasan visi adalah hal yang utama agar lembaga dapat berjalan optimal. Melalui momentum ini, kami ingin menegaskan komitmen profesionalisme tersebut,” ujar Francelino.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng yang selama ini memberikan dukungan ruang dan kerja sama yang baik terhadap ekosistem media siber setempat.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, memberikan sambutan positif atas pengukuhan pengurus baru SMSI Buleleng. Supriatna menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk senantiasa mendukung perkembangan industri media siber yang sehat dan kredibel di wilayahnya.
”Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat mendukung keberadaan SMSI. Kami berharap, dengan adanya pembaruan kepengurusan ini, kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media siber dapat terjalin semakin kuat. Sinergi yang sehat ini penting untuk memastikan penyebaran informasi yang akurat dan membangun bagi masyarakat Buleleng,” tutur Gede Supriatna.
Ketua SMSI Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja, turut memberikan apresiasi tinggi atas dinamika organisasi yang berjalan dinamis dan matang di Buleleng. Ia mengaku bangga karena penyerahan SK pembaruan ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari jajaran eksekutif daerah.
”Kehadiran Bapak Wakil Bupati beserta para pejabat daerah dalam penyerahan SK ini merupakan bentuk apresiasi nyata atas posisi strategis yang dimiliki oleh rekan-rekan SMSI di Buleleng,” ungkap pria yang akrab disapa Edo ini.
Edo menilai penataan pengurus sebagai bentuk kedewasaan dalam mengelola roda organisasi agar tetap relevan dan kokoh. Ia juga mengomentari pergantian seragam baru pengurus SMSI Buleleng yang kini didominasi warna biru, menggantikan warna hitam sebelumnya. Menurutnya, transisi visual ini membawa filosofi kesejukan dan ketenangan air, mencerminkan babak baru organisasi yang lebih harmonis dan penuh energi positif.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah dan pembacaan pantun bersama, mempertegas hangatnya hubungan sinergis antara komunitas pers, organisasi media, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng.(Wis)