Sunday, August 2, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Perkuat Sarpras Pendidikan Khusus, Kemendikdasmen Revitalisasi SLBN Purwosari Senilai Rp1,4 Miliar

KUDUS, The East Indonesia – Pemerintah terus memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN). Komitmen tersebut diwujudkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui revitalisasi SLB Negeri Purwosari Kudus senilai Rp1.452.684.000, sekaligus penyaluran bantuan buku bacaan bermutu kepada 10 sekolah di Kabupaten Kudus.

Pada kesempatan tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyerahkan secara langsung 200 eksemplar buku bacaan bermutu untuk jenjang SD dan 300 eksemplar untuk jenjang SMP. Sekolah penerima bantuan buku bacaan bermutu tersebut adalah SD 3 Mlati Lor, SD 4 Undaan Kidul, SD 4 Karangrowo, SD 1 Dukuhwaringin, SMP PGRI Jekulo, SLB Negeri Cendono, SLB Negeri Purwosari, SLB Negeri Kaliwungu, SLB Negeri Jepara, dan SLB Negeri Pati.

Sementara itu, revitalisasi di SLB Negeri Purwosari meliputi pembangunan satu paket toilet, renovasi dua ruang kelas, serta renovasi dua ruang keterampilan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan ramah bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Abdul Mu’ti menegaskan, peningkatan mutu pendidikan berjalan seiring dengan penyediaan fasilitas belajar yang lebih baik dan bahan ajar yang dapat diakses semua anak. “Kami informasikan juga selain buku-buku cetak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyediakan bacaan-bacaan yang bermutu dan bahan-bahan belajar yang bermutu dalam bentuk audio book, kemudian juga video book untuk anak-anak kita yang berkebutuhan khusus. Ini adalah bagian dari usaha kami untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Menteri Mu’ti di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (31/7).

Ia menambahkan, “Betul-betul kami mendorong agar literasi ini tidak menjadi slogan, tapi menjadi gerakan.”

Menurut Mendikdasmen, bantuan bagi sekolah merupakan bagian dari amanat Presiden untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Kami berikan bantuan kepada sekolah sebagai bagian dari komitmen Bapak Presiden yang diamanahkan kepada kami untuk meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyebut dukungan pemerintah pusat membawa dampak nyata bagi sekolah-sekolah di daerah. “Lewat Pak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah telah memberikan buku dan media digital guna memperkuat literasi, termasuk bantuan revitalisasi sekolah-sekolah di Kudus. Ini memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam rangka kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah,” ujarnya.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Pak Menteri,” imbuhnya.

Kepala SLB Negeri Purwosari Kudus, Edi Sujito, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sekolahnya yang melayani 240 peserta didik dengan beragam kebutuhan khusus. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri. Bantuannya kami terima dan manfaatkan dengan baik,” ucapnya.

Selain penyerahan bantuan, dalam kunjungannya, Mendikdasmen juga menyempatkan diri menyaksikan dan berdialog dengan murid di SLB yang mendemonstrasikan kemampuannya dalam mengulas buku cerita, membaca huruf Braille, Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) bagi siswa tunarungu, hingga pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP). Ia mengapresiasi upaya sekolah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam.

Dukungan sarpras dan bahan ajar yang inklusif terbukti dapat mengoptimalkan potensi setiap anak. Salah satu murid SLBN Purwosari tampil memukau dengan membacakan karya puisinya di depan Mendikdasmen dan Bupati Kudus yang mendapatkan apresiasi seluruh hadirin.***

Popular Articles