Friday, May 29, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sutjidra-Supriatna Rangkul Mahasiswa Satukan Gagasan wujudkan Buleleng Paten

SINGARAJA, The East Indonesia – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengajak para mahasiswa Buleleng untuk turut berkontribusi secara nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan diskusi dan perbincangan santai bersama mahasiswa, di Bichito Cafe, Kamis (25/5). Diskusi ini digelar sebagai wadah menyatukan gagasan demi mewujudkan Buleleng yang maju dan berdaya saing.

Dalam paparannya, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi intelektual yang mampu menghadirkan ide-ide kreatif, inovatif, serta solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Buleleng tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah semata, namun membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Mahasiswa adalah kelompok intelektual yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat perubahan. Saya berharap melalui diskusi seperti ini akan lahir gagasan-gagasan baru yang bisa memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra.

Dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik konstruktif dari kalangan mahasiswa. Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan generasi muda, kebijakan pembangunan diharapkan dapat lebih tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah tidak anti kritik. Justru kami membutuhkan saran dan masukan dari adik-adik mahasiswa agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat. Saya ingin mahasiswa ikut mengawal pembangunan Buleleng,” tegas Bupati Sutjidra

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan bahwa mahasiswa merupakan aset penting daerah yang harus diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi. Melalui forum diskusi saat ini, pemerintah ingin membangun sinergi yang kuat dengan generasi muda demi kemajuan Buleleng ke depan.

“Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi. Pemerintah daerah siap membuka ruang kolaborasi sehingga ide dan inovasi mahasiswa bisa diimplementasikan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Diskusi yang bertajuk dialog interaktif ini membahas berbagai topik mulai dari bidang pendidikan, ekonomi kreatif, pengembangan sumber daya manusia, hingga persoalan lingkungan dan infrastruktur.(Wis)

Popular Articles