Saturday, June 20, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekda Suyasa Tekankan Tanggung Jawab Bersama Jaga Kebersihan Sungai

SINGARAJA, The East Indoesia – Pemerintah Kabupaten Buleleng secara berkelanjutan menggelar aksi pembersihan lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Kegiatan yang juga menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (ASRI) ini dipusatkan di sejumlah titik wilayah sungai, salah satunya di kawasan Sungai Buitan, Kelurahan Banjar Bali, Jumat (19/6).

Aksi bersih lingkungan tersebut melibatkan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, serta masyarakat setempat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa itu sebagai wujud sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta kebersihan kawasan sungai.

Dalam arahannya, Sekda Gede Suyasa memberikan penekanan penting bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi budaya bersama. Jangan sampai sungai menjadi tempat pembuangan sampah karena dampaknya akan kembali dirasakan masyarakat sendiri. Selain menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, kebersihan sungai juga sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir, khususnya pada aliran sungai-sungai besar di Kabupaten Buleleng,” tegasnya.

Menurutnya, perubahan iklim yang saat ini dirasakan di berbagai daerah menuntut adanya aksi nyata dari seluruh pihak. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan sungai dan mengelola sampah dengan baik merupakan bagian dari kontribusi masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, khususnya dalam mengurangi pencemaran sungai. Semangat gotong royong dan kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan demi mewujudkan Buleleng yang bersih, sehat, dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim.(Wis)

Popular Articles