ATAMBUA, The East Indonesia – Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Kabupaten Belu resmi menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sekaligus Kejuaraan Antar Unit Ranting se-Kabupaten Belu Tahun 2026.
Momentum ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 organisasi pencak silat Perisai Diri.
Acara yang dipusatkan di GOR LA Bone, Atambua ini mengusung tema “Dengan Prestasi Kita Lestarikan Silat Perisai Diri Sebagai Budaya Bangsa”.
Rangkaian kegiatan sendiri telah dimulai dengan pelaksanaan UKT pada Senin (29/06/2026).
Sementara itu, Kejuaraan Antar Unit Ranting resmi dibuka langsung oleh Ketua Umum Perisai Diri Belu, Joni Mesak Hauteas (Mada), pada Selasa (30/06/2026) dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (02/07/2026).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Ketua Umum IPSI Kabupaten Belu yang juga Pembina Perisai Diri Belu, Benedictus Manek, SE didampingi juga Pembina Perisai Diri Belu lainnya, Alfons Lau.
Kehadiran wasit, juri, orang tua, serta seluruh atlet yang bertanding turut menambah atmosfer sportivitas di dalam GOR LA Bone.
Dalam arahannya, Ketua Umum IPSI Kabupaten Belu yang juga Pembina Perisai Diri Belu, Benedictus Manek atau akrab disapa Benny Manek tersebut menekankan pentingnya sportivitas bagi para atlet yang bertanding.
Dirinya meminta seluruh atlet untuk mengaplikasikan dan mengeluarkan semua teknik yang telah mereka pelajari selama di tempat latihan secara sportif.
“Kepada wasit dan juri, saya minta menilai secara baik dan objektif sehingga kita bisa mendapatkan atlet yang terbaik. Menang ya menang, kalah ya kalah. Hal ini sesuai dengan tujuan utama kejuaraan internal Perisai Diri untuk menjaring bibit-bibit baru dan melakukan regenerasi atlet senior,” tegas Benny Manek saat memberikan pengarahan kepada para sesepuh, pelatih, pengurus unit, serta perangkat tanding.
Sebagai Pembina Perisai Diri sekaligus Ketua IPSI Belu, Benny Manek memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Perisai Diri Kabupaten Belu.
Ia menilai organisasi ini sangat konsisten menjaga regenerasi dengan melaksanakan dua kali pertandingan dalam setahun, sehingga atlet yang dihasilkan terbukti betul-betul bermutu.
Melalui kejuaraan ini, diharapkan output yang dihasilkan adalah lahirnya atlet-atlet potensial untuk dibawa ke jenjang yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Perisai Diri Belu sendiri telah membuktikan kualitasnya lewat atlet-atlet berprestasi dunia seperti Ronaldo Neno, Antonius Tuke Edu, serta banyak nama lainnya. Kegiatan internal ini sangat baik sekaligus mempertegas komitmen nyata Perisai Diri dalam mencetak prestasi dan melestarikan budaya bangsa,” ujar Benny Manek. (Ronny)

