ATAMBUA, The East Indonesia – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Belu menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak bagi 12 kecamatan se-Kabupaten Belu.
Kegiatan yang menjadi momentum penting penguatan mesin partai ini berlangsung khidmat di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, pada Jumat, 24 Juli 2026.
Musancab ini merupakan bagian integral dari konsolidasi organisasi yang terstruktur. Proses ini telah dimulai sejak pelaksanaan Kongres VI PDI Perjuangan pada tahun 2025 lalu.
Setelah pembentukan kepengurusan di tingkat DPP, DPD, dan DPC di seluruh Indonesia rampung, partai kini bergerak memperkuat struktur di tingkat kecamatan (PAC), sebelum nantinya dilanjutkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran elit Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tampak hadir Ketua DPP PDI Perjuangan, Dr. Andreas Hugo Parera; Ketua DPD PDIP NTT Yunus Takandewa; Sekretaris Patris Lali Wolo; serta Bendahara DPD PDIP NTT Stevano Rizki Adranacus, yang juga merupakan Anggota DPR RI, didampingi jajaran pengurus DPD lainnya.
Forum ini juga diikuti oleh Ketua DPC PDIP Belu, Theodorus Manehitu Djuang atau akrab disapa Febby Djuang dan jajaran Pengurus DPC PDIP Belu, serta seluruh utusan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 12 kecamatan.
Ketua DPC PDIP Belu, Theodorus Manehitu Djuang, atau yang akrab disapa Febby Djuang, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan acara tersebut.
Pria yang juga adalah Ketua DPRD kabupaten Belu ini menegaskan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci utama suksesnya agenda ini.
“Terima kasih atas terselenggaranya Musancab hari ini. Tidak terlalu ada kendala karena semua dikomunikasikan dengan suasana kekeluargaan,” ujar Febby Djuang dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Febby mewakili seluruh jajaran pengurus DPC yang akan dilantik menyampaikan terima kasih kepada Stevano Rizki Adranacus.
Apresiasi ini diberikan atas bantuan fasilitas kesehatan berupa mobil ambulans/jenazah yang sangat berdampak bagi masyarakat.
Hingga saat ini, armada tersebut telah melayani mencapai 100 jenazah, bahkan mencakup pelayanan dari luar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Febby juga menekankan pentingnya menjaga sinergitas dari tingkat pusat hingga ke akar rumput.
Setelah pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 12 kecamatan selesai, fokus berikutnya adalah merapikan struktur kepengurusan hingga tingkat ranting.
Meskipun secara administrasi belum sepenuhnya rampung, proses rekrutmen kader di tingkat desa/kelurahan tersebut sudah berjalan optimal.
Salah satu momen menarik yang diungkapkan Febby adalah cerita mengenai “Lombok Padi”, cabai khas Kabupaten Belu yang berhasil menembus ibu kota negara.
Febby mengisahkan bahwa Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, sempat menghubungi dirinya untuk membawa sampel komoditas lokal tersebut ke Jakarta.
Atas permintaan langsung Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, Febby Djuang menyerahkan contoh dan anakan lombok padi tersebut di kantor DPP.
“Itulah perintah demi menjawab bahwa di Belu punya lombok yang mempunyai ciri khas. Pesan Pak Sekjen waktu itu, pulang dan kembangkan. Jadi, para PAC ke depan, mari kita sama-sama kembangkan lombok ini,” ajak Febby kepada para kader.
Selain fokus pada pertanian komoditas lokal, DPC PDIP Belu juga bergerak cepat dalam pemberdayaan ekonomi riil berbasis kerakyatan.
Sebelum Musancab dimulai, pengurus DPC dan PAC dari 12 kecamatan telah berdiskusi dan menyepakati program kerja konkret.
Setiap PAC ke depan diwajibkan untuk membentuk kelompok usaha produktif.
Langkah awal yang dipilih adalah program peternakan, di mana setiap kecamatan wajib memiliki kelompok ternak Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).
Di akhir sambutannya, Febby memohon bimbingan dan arahan strategis dari Ketua DPP Andreas Hugo Pareira, Ketua DPD PDIP NTT Yunus Takandewa, serta seluruh jajaran fungsionaris DPD yang hadir.
Arahan tersebut dinilai krusial untuk menjaga soliditas perjuangan partai dalam mengawal kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu.
“Sekali lagi, terima kasih banyak atas Musancab yang bisa terlaksana hari ini. Merdeka!” tutup Febby membakar semangat para kader. (Ronny)

