Saturday, September 5, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Lantik PAW Perbekel Pengastulan, Bupati Sutjidra: Jadilah Pemimpin yang Adil dan Siap Ngayah

SINGARAJA, The East Indonesia – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melantik dan mengambil sumpah Ketut Widiada sebagai Perbekel Antar Waktu (PAW) Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt di Gedung Olahraga setempat, Jumat (4/9). Pelantikan ini untuk mengisi sisa masa jabatan 2026-2029 dan disaksikan jajaran Forkopimda, Camat, Perbekel se-Kecamatan Seririt, dan beberapa warga Pengastulan.

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra mengucapkan selamat kepada Perbekel Ketut Widiada yang telah resmi mengemban amanah. Ia mengingatkan bahwa memimpin Desa Pengastulan merupakan tantangan tersendiri mengingat kondisi masyarakatnya yang heterogen.

“Jika PAW sekarang berhasil memimpin artinya luar biasa,” ungkap Bupati Sutjidra.

Bupati Sutjidra menegaskan bahwa seorang perbekel adalah abdi negara di desa yang harus siap ngayah melayani masyarakat. Jabatan kepala desa bukan untuk mencari kedudukan, melainkan untuk mengabdi.

“Bagaimanapun sebagai abdi negara di desa, harus siap ngayah. Bukan mencari jabatan, harus terpatri jadi kepala desa harus siap layah, ngayah. Harus melayani masyarakat sebaik-baiknya,” tegasnya.

Terkait pengelolaan anggaran, Bupati Sutjidra meminta agar Dana Desa yang telah melalui efisiensi dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran untuk program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Saya ingin mendorong teman-teman di desa untuk bisa melaksanakan hal-hal dan program positif dengan efisiensi yang dilakukan tahun ini. Memang berat tugas-tugas mekel, dimana bapak sebagai ujung tombak sudah barang tentu keluh kesah dan persoalan di desa yang komplek tentu bapak yang dicari. Jadi kalau ada mekel yang menghindar, lebih baik jangan jadi kepala desa,” ujarnya.

Bupati juga menaruh harapan besar kepada Perbekel PAW beserta seluruh perangkat desa untuk membawa Desa Pengastulan ke arah yang lebih baik. Ia meminta Dinas PMD dan Camat Seririt untuk memberikan pendampingan yang optimal.

“Saya yakin Pengastulan desa tua yang besar yang harus dikelola sebaik-baiknya. PMD dan Camat nanti bisa berikan pendampingan-pendampingan yang baik untuk kemajuan Desa Pengastulan. Terus berkomunikasi, berkoordinasi untuk bisa menyelenggarakan pembangunan di Kecamatan Seririt ini,” kata Bupati Sutjidra.

Sebagai bentuk keterbukaan, Bupati Sutjidra juga mempersilakan jajaran Forkopimdes untuk berkonsultasi langsung jika ada hal mendesak. Di akhir sambutan, Bupati Sutjidra berpesan agar Perbekel PAW menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dengan berpegang pada konsep ngayah dan menyama braya.(Wis)

Popular Articles