Wednesday, September 23, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pimpin Langsung Patroli Dialogis, Kapolres Belu Pastikan Distribusi BBM Berjalan Kondusif dan Sesuai Mekanisme

ATAMBUA, The East Indonesia – Guna mengantisipasi kelangkaan dan menjaga ketertiban lalu lintas, Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., turun langsung ke lapangan untuk mengecek stok, proses pendistribusian, hingga antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Belu pada Rabu, 23 September 2026.

Langkah responsif ini diawali dengan apel kesiapan patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolres.

Usai apel, AKBP I Gede Eka Putra Astawa didampingi Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kaur Bin Ops Samapta, Kaur Bin Ops Binmas, Kasi Propam, Kanit 1 Intelkam serta sejumlah personel Lantas, Samapta dan Bhabinkamtibmas Polres Belu bergerak melakukan patroli dialogis.

Menariknya, Kapolres bersama jajarannya memilih menggunakan sepeda motor untuk memantau langsung kondisi riil di lapangan.

Ada tujuh titik SPBU yang menjadi sasaran utama pemantauan intensif ini. Lima di antaranya berada di dalam area Kota Atambua, yakni SPBU Fatubenao, SPBU Halifehan, SPBU Wekatimun, SPBU Sesekoe, dan SPBU Fatukbot (Motabuik). Sementara dua titik lainnya berada di wilayah Kecamatan Tasifeto Barat, yaitu SPBU Naresa dan SPBU Halilulik.

Tidak hanya di area perkotaan dan Tasifeto Barat, pemantauan juga diperluas ke wilayah pesisir.

Atas perintah langsung Kapolres, personel Polsek Kakuluk Mesak secara bersamaan menggelar patroli serupa di SPBU Lakafehan, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Dari hasil peninjauan langsung di ketujuh SPBU tersebut, AKBP I Gede Eka Putra Astawa memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di Kabupaten Belu masih dalam batas aman.

Proses penyaluran dari pihak SPBU kepada konsumen pun terpantau berjalan dengan normal dan lancar.

Di sela-sela pemantauan, Kapolres Belu aktif berinteraksi dan memberikan imbauan humanis kepada para pengemudi kendaraan roda empat atau lebih yang sedang mengantre, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

Pihaknya meminta para pengendara untuk tetap tertib dan tidak memarkir kendaraan hingga memakan badan jalan guna mencegah kemacetan lalu lintas.

Selain itu, Kapolres juga menyempatkan diri berdialog dengan pihak manajemen, pengawas, hingga operator nosel SPBU.

Kapolres menegaskan agar pihak SPBU memperketat pengawasan internal dan memastikan penyaluran BBM, khususnya yang bersubsidi, benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Hari ini kami secara spontanitas melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis bersama dengan seluruh Kasat fungsi operasional terkait baik dari Samapta, Reskrim, Lalu Lintas, Binmas dan juga dari satuan Intelkam beserta beberapa personil lainnya. Jadi Patroli ini kita menyasar SPBU se-Kabupaten Belu,” ujar Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa saat diwawancarai awak media ini di ruang kerjanya, Rabu, 23 September 2026.

Kapolres Belu mengungkapkan dalam kegiatan patroli ini dilakukan pemantauan dan pengecekan situasi di lapangan karena memang akhir-akhir ini terjadi antrian dalam pengisian BBM di SPBU.

“Tujuan kita melaksanakan kegiatan patroli ini adalah untuk mengantisipasi supaya tidak ada potensi gangguan kamtibmas. Seperti misalnya pada saat mengantre terjadi perselisihan, karena memang situasinya mereka melakukan pengantrian itu butuh upaya dan waktu yang mereka harus siapkan, menunggu BBM subsidi ini bisa ditampung atau didistribusikan di SPBU sebelum nanti diteruskan kepada konsumen yang berhak sesuai dengan ketentuan. Kemudian yang kedua, antisipasinya juga potensi gangguan Kamtibmas itu jangan sampai menimbulkan kemacetan di jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat yang lain,” urai Putra Astawa.

Kapolres Belu mengungkapkan bahwa sepanjang melakukan patroli tadi di 8 SPBU, situasi harus lalu lintas masih dalam kondisi lancar dan terkendali.

“Kami juga hadir untuk memberikan himbauan kepada baik penyelenggara di SPBU, pengelola maupun masyarakat yang memerlukan untuk kegiatan pembelian BBM itu supaya memenuhi ketentuan dan peraturan yang ada sesuai dengan ketentuan sebagai bagaimana SOP yang berlaku supaya tidak terjadi pelanggaran dalam pendistribusian BBM,” tuturnya.

Kapolres Belu juga menegaskan bahwa tujuan peninjauan langsung ke lapangan sebagai bahan masukan juga karena pihaknya akan harus berkoordinasi dengan para instansi terkait supaya nanti bisa sama-sama berkolaborasi menentukan langkah yang strategis yang bisa mengakomodir semua pihak sehingga siapapun yang memiliki hak untuk penyaluran BBM utamanya yang subsidi bisa terdistribusikan dengan baik sesuai dengan ketentuan. (Ronny)

Popular Articles