Sunday, April 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Widiada Lengkapi Perolehan Kursi Ketiga Untuk DPRD Kota Denpasar

Denpasar, Theeast.co.id – Partai Nasdem Kota Denpasar harus bersaing ketat dengan PDIP. Di tengah persaingan dan dominasi PDIP, Partai Nasdem akhirnya akhirnya berhasil meraih 3 kursi untuk DPRD Kota Denpasar. Kursi terakhir diraih oleh Anak Agung Gede Widiada dari Kecamatan Denpasar Utara. Tokoh Puri Peguyangan tersebut meraih 3878 suara berdasarkan rekapitulasi hasil pleno Kecamatan Denpasar Utara yang digelar Senin sore hingga malam (29/4). Saat ditemui di Denpasar, Selasa (30/4), Widiada mengaku selama ini memang dirinya sudah memegang data berbasis C1. “Proses Pemilu sudah berjalan. Sebelumnya ada berita dan informasi yang hoax tentang perolehan kursi di Denpasar Utara. Sebagai Caleg saya harus menenangkan konstituen saya yang terus bertanya. Makanya setelah ada pleno dan sudah mengantongi data yang valid saya boleh berbicara ke publik,” ujarnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut, diketahui jika kursi pertama dan kedua diraih oleh PDIP, kursi ketiga oleh Golkar, kursi ke-4 sampai 6 kembali diraik oleh PDIP, kuris ke-7 kembali diraih Golkar, kursi ke-8 oleh PSI, kursi ke-9 diraih oleh PDIP, kursi ke-10 oleh Gerindra, kursi ke-11 oleh Demokrat dan kursi terakhir oleh Nasdem atas nama Anak Agung Gede Ngurah Widiada. Namun perolehan kursi terakhir ini harus tetap diwaspadai karena berdasarkan total perolehan suara, Nasdem dan PDIP hanya berbeda 35 suara. Dimana Nasdem meraih 3878 suara, sementara PDIP 3843 suara. “Hanya berbeda 35 suara. Namun data yang kami pegang ini juga dipegang oleh sesama partai lainnya. Semoga saja tidak terjadi permainan yang tidak elegan karena data yang menentukan,” ujarnya.

Dengan demikian, petahana sekaligus Politisi NasDem Anak Agung Widiada masih mendapat kepercayaan untuk duduk kembali di legislatif DPRD Kota Denpasar. Kemenangan Widiada seakan menjawab pernyataan yang pernah dilontarkannya beberapa waktu lalu. Sesepuh Partai Nasdem Kota Denpasar saat itu meminta kepada seluruh warga masyarakat terutama warga yang ada di Kota Denpasar agar tidak mudah percaya atas klaim perolehan kursi yang dilakukan oleh partai tertentu atau oleh oknum Caleg dari partai tertentu.

Menurutnya, selama ini banyak pemberitaan tentang klaim perolehan kursi yang dilakukan. Padahal proses perhitungan suara belum selesai dan belum ada pengumuman resmi dari KPU. “Klaim perolehan kursi ini sangat meresahkan. Informasi yang hoax ini, bila dilakukan secara terus-menerus maka akan menjadi sebuah kebenaran. Efeknya adalah masyarakat di akar rumput. Bisa terjadi konflik sosial horisontal. Kami selaku Caleg dari Partai Nasdem tidak ingin agar hal terjadi. Mari kita hargai proses yang sudah ada,” ujarnya.

Beberapa hari terakhir dirinya harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terutama informasi tentang pengklaiman tersebut.

Isu hoax ini santer di kalangan akar rumput. Apalagi di beberapa TPS yang mereka sendiri yakin memenangkan Caleg tertentu lalu diklaim oleh partai tertentu.

“Selaku penglinsir puri di Puri Peguyangan Denpasar, saya harus menenangkan warga puri. Selalu saya menjelaskan, dalam sebuah kompetisi harus ada menang dan kalah namun harus dicapai dengan cara-cara yang elegan, sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya. Bila tidak dijelaskan, maka akan terjadi isu sosial, kemudian berubah menjadi konflik sosial. Ini yang sangat tidak diharapkan.

Untuk diketahui, hasil Pleno malam hari ini menempatkan posisi PDI Perjuangan mendapatkan 6 kursi, Golkar 2  kursi, Demokrat 1 kursi , PSI 1 kursi, Gerinda 1 kursi dan Nasdem 1 kursi. Perolehan suara ini, membuat NasDem berhasil merebut tiga kursi di DPRD Kota Denpasar. Dari Dapil Kecamatan Denpasar Timur meraih 1 kursi atas nama I Wayan Gatra dengan perolehan suara 3700 dan satu kursi lagi dari Denpasar Selatan. (Axelle Dae)

Popular Articles