Monday, May 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia, Yayasan Pijar Timur Indonesia Lakukan Sosialisasi

ATAMBUA, The East Indonesia – Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia pada tanggal 27 Oktober 2020, Yayasan Plan Internasional Indonesia bersama Yayasan Pijar Timur Indonesia dan Pemerintah Daerah Belu melakukan sosialisasi tentang pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dengan sabun.

Kegiatan tersebut dibawah tema : Tangan Bersih Bebas Penyakit, Tangan Bersih Untuk Semua.

Kegiatan ini yang dilaksanakan di SDN Wirasakti Atambua tersebut dihadiri Sekertaris PKK Kabupaten Belu, Anita Manek; Kabid Dinkes Belu, Adriana Fouk Runa; Direktur Pijar Timur Indonesia, Vincent Kiabeda; PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, Kumpesa Rai Belu, peer Edukator dan pendamping SDK Lafaekfera, SLBN Tenubot, SDN Wirasakti dan SDI Haliulun.

Dalam kegiatan yang dibuka oleh Sekertaris PKK Kabupaten Belu tersebut, para siswa diberikan penjelasan dan praktek mencuci tangan dengan sabun yang baik dan benar.

Kegiatan ini dimaksudkan agar anak-anak sudah membiasakan diri untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungannya.

Direktur Yayasan Pijar Timur Indonesia, Vincent Kiabeda menjelaskan bahwa dalam memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, pihaknya dan Yayasan Plan Internasional bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Belu melakukan sosialisasi untuk mengajak anak-anak mencuci tangan memakai sabun.

Hal ini dianggap penting karena tangan merupakan salah satu organ tubuh manusia yang seringkali melakukan berbagai macam aktivitas.

“Tangan itu adalah sarana yang sering kali digunakan untuk berbagai macam aktivitas termasuk digunakan makan dan minum. Sehingga kita mengajak anak-anak, kita melakukan gebyar untuk anak-anak mencuci tangan dengan sabun,” pungkasnya.

Dijelaskan bahwa tujuan utamanya adalah dapat mendorong anak-anak dan para undangan yang hadir untuk memperkenalkan dan mempraktekkan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sehingga bisa melahirkan pemimpin baru dengan berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Hari ini kita khusus gebyar untuk cuci tangan pakai sabun pakai air mengalir. Kita berharap proses ini bisa mendorong kesadaran dari anak-anak itu sendiri,” ujar Vincent Kiabeda.

Pihaknya juga mengundang PKK Kabupaten dan Kecamatan agar mereka juga bisa melakukannya di kecamatan masing-masing.

“Kita berharap dari Kabupaten juga memberikan perhatian dan dukungan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat lewat cuci tangan pakai sabun,” tandasnya.

Pada kegiatan tersebut juga, Yayasan Plan Internasional bersama Yayasan Pijar Timur Indonesia memberikan hadiah bagi para siswa yang memenangkan perlombaan video tiktok dan puisi sanitasi yang diadakan pada beberapa waktu sebelumnya.

“Anak-anak diminta untuk membuat video dan puisi dibawah tema sanitasi dengan 5 pilar STBM yaitu stop buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir (CTPS), pengamanan air minum dan makanan, pengolahan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga. Ada beberapa orang yang juara dan kita serahkan hadiahnya,” imbuh Vincent Kiabeda.

Dirinya pun menerangkan bahwa nilai hadiah tidak seberapa namun hal yang ingin diberikan adalah terus mendorong anak-anak untuk dapat hidup bersih dan sehat. (Ronny)

Popular Articles