Tuesday, March 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Evaluasi RPJMD Kepemimpinan WL-OL, Bupati Agus Taolin : Yang Tidak Baik Kita Hentikan

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Kabupaten Belu kini telah berganti Kepemimpinan. Pada Pilkada Belu tahun 2020 yang lalu paket penantang baru berhasil mengalahkan Paslon petahana, Paket Sahabat, Willybrodus Lay (WL) dan JT. Ose Luan (OL) yang memimpin pada periode 2016-2021.

Kini Pemerintah Kabupaten Belu telah dibawah kepemimpinanyang baru yaitu Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Drs. Aloysius Haleserens, MM.

Pada Kepemimpinan yang baru ini Pemerintah Kabupaten Belu melakukan evaluasi pencapaian indikator kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belu tahun 2016 sampai tahun 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung wanita Betelalenok Atambua, Senin (08/06/2021) yang mana dibuka langsung oleh Bupati Belu, Agustinus Taolin didampingi Plt. Kepala BP4D, Dra. M. K. Eda Fahik. Kegiatan evaluasi ini dilakukan selama 5 hari terhitung Senin (08/06).

Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kekurangan dan kendala serta tingkat keberhasilan yang telah dilakukan pemerintah selama lima tahun sebelumnya dalam urusan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan kemasyarakatan.

Evaluasi RPJMD 2016-2021 ini juga sebagai momentum untuk mendapatkan berbagai input dari unsur terkait di Kabupaten Belu dan sebagai bahan masukan dalam penyusunan RPJMD 2021-2026 yang tengah dilakukan pemerintah saat ini.

Dalam sambutannya, Bupati Belu menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan itu adalah evaluasi, yang artinya melihat hal-hal yang sudah dilakukan pemerintah, yang belum dilakukan, kekurangannya dan tantangan.

“Ini adalah evaluasi supaya kita mau mulai dari mana, ke depan apa yang mau dilakukan, membandingkan dengan apa. Yang tidak baik kita hentikan, yang salah kita perbaiki, yang kurang kita lengkapi. Itu gunanya semua komponen hadir di dalam kegiatan ini”, kata dokter Agus Taolin.

Bupati Belu mengharapkan, peserta kegiatan dapat memberikan masukan-masukan yang terukur menurut pengalaman dan keahlian masing-masing.

Peserta kegiatan adalah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama OPD teknis yang akan melaksanakan program prioritas pemerintah lima tahun ke depan.

OPD dimaksud yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Katahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Lingkungan Hidup, PDAM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pariwisata.

Sementara stakeholder yang dilibatkan dalam evaluasi ini dikelompokkan sesuai bidang yakni bidang SDM melibatkan pemerhati pendidikan, komisi III DPRD Belu yang membidangi pendidikan kepala sekolah dan ketua yayasan.

Bidang pertanian dan peternakan meliputi Komisi II DPRD Belu, pelaku usaha, pemerhati pertanian dan peternakan, pimpinan Bank dan Bulog.

Bidang infrastruktur dihadiri para
pemerhati air bersih dan perumahan serta Komisi III DPRD Belu.

Bidang perindustriaan, perdagangan dan pemberdayaan masyarakat meliputi, pelaku tenun ikat, Dekranasda, pemerhati tenun ikat dan pimpinan bank.

Bidang pariwisata dan lingkungan hidup dihadiri peserta yang adalah pemerhati pariwisata dan lingkungan hidup, pelaku pariwisata, ketua perhimpunan hotel dan restoran, tokoh agama dan camat. (Ronny)

Popular Articles