ATAMBUA, The East Indonesia – Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari. Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 pun digelar secara umum di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (09/02/2022).
Tidak hanya secara Nasional, para wartawan di Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL yang terhimpun dalam Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL dalam merayakan HPN 2022 melaksanakan kegiatan di Kecamatan Lasiolat dan Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
Para wartawan di Kabupaten Belu yang terhimpun baik dari media Televisi, media Cetak, Radio dan media online ini dalam merayakan HPN 2022 dengan membagi-bagikan paket sembako bagi para lansia dan berbagi Alkitab bagi anak-anak sekolah beragama Kristen yang akan menerima Komuni pertama serta melakukan giat vaksinasi di SD Halibete, Kecamatan Lasiolat.
Sembako dibagikan bagi para lansia di Desa Fatulotu, Desa Maneikun dan Desa Lasiolat, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu.
Sementara Alkitab dibagikan di SDK Fulanmonu, SD Sadi, SD Asulait dan SD Sarabau yang terletak di Kecamatan Tasifeto Timur dan Kecamatan Lasiolat.
Selain itu, kegiatan vaksinasi covid-19 dilaksanakan di SD Halibete, Kecamatan Lasiolat.
Dalam memperingati HPN 2022, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM menghadiri langsung kegiatan para wartawan di Kabupaten Belu.
Kegiatan puncak para Wartawan Belu ini dilaksanakan di SD Halibete, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu.
Di Sekolah Dasar (SD) Halibete, Bupati Belu memberikan sambutan dan menyerahkan secara simbolis paket sembako sebagai Bingkisan Hari Pers Nasional kepada tiga ibu Lanjut usia (Lansia) yang ada di Desa tersebut.
Sebelum penyerahan paket sembako, Bupati Belu juga meninjau kegiatan vaksin anak Sekolah Dasar Katolik (SDK) Halibete yang merupakan rangkaian kegiatan HPN.
Dalam giat tersebut, Bupati Belu, dr. Agus Taolin didampingi Ketua Pena Batas RI-RDTL, Evan Dile Payong dan para pimpinan OPD.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Belu, saya menyampaikan selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers khususnya di Kabupaten Belu,” pungkas Bupati Belu.
Tak lupa Bupati Belu juga menyampaikan apresiasinya kepada segenap wartawan yang terus bekerja dalam mendukung pembangunan masyarakat di Kabupaten Belu.
Dirinya pun berterima kasih atas kritikan yang membangun dari para jurnalis dalam mendukung Pemerintah mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Belu.
“Kami berterima kasih kepada para jurnalis yang sampai saat ini terus bekerja, terus menyampaikan informasi dan membangun terus memberi harapan bagi seluruh elemen masyarakat Belu,” ujar Agus Taolin.
Secara khusus, Bupati Belu juga berterima kasih kepada insan pers di Kabupaten Belu yang memaknai HPN 2020 dengan menyelenggarakan kegiatan yang sungguh bermanfaat bagi masyarakat yakni pembagian sembako, vaksinasi dan pembagian Alkitab.
“Kegiatan yang dilakukan wartawan Pena Batas RI-RDTL ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan ikut mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat yang berkekurangan,” tuturnya.
Bupati Belu pun mengharapkan agar insan pers yang ada di Kabupaten Belu terus bertumbuh dan berkembang untuk menjalankan fungsi dan perannya sebagai jurnalis.
“Kami sangat mengakui, peran Pers begitu luar biasa dan pemerintah mesti terus bermitra dengan Pers. Pasalnya, Pers banyak mengetahui kondisi riil masyarakat yang bisa disampaikan kepada pemerintah,” pinta dokter Agus Taolin.
Ditambahkan, “Kami juga berterima kasih atas kemitraan yang selama ini dibangun. Kemitraan tidak berarti yang positif saja tetapi Pers bisa memberikan sumbangsih pikiran dan kritikan kepada pemerintah. Peran Pers luar biasa. Bahkan di Amerika siapa yang bisa menguasai Pers dia yang jadi presiden, selain uang”, ungkap Bupati Belu.
Kepala Desa Lasiolat, Sipri Bele dan Kades Manekikun, Sipri Hale menyampaikan ucapan selamat atas Hari Pers Nasional tahun 2022. Keduanya juga mengungkapkan terima kasih kepada wartawan Pena Batas RI-RDTL yang telah membantu meringankan beban masyarakat, khusus para lansia lewat bantuan sembako.
Disebutkan beberapa lansia yang mendapat bantuan paket dari wartawan Pena Batas RI-RDTL ada yang sudah berusia 70-100 tahun.
“Pembagian sembako ini sasarannya adalah para lansia yang berada di tiga desa. Mereka sangat membutuhkan sentuhan kasih dari sesama mengingat usia mereka sudah sangat tua. Karena itu kami sangat berterimakasih atas kegiatan dari para wartawan di Kabupaten Belu,” pungkas Sipri Bele.
Untuk diketahui, usai kegiatan tersebut, para jurnalis di Kabupaten Belu membagi sembako dari rumah ke rumah para lansia.
Pola ini dilakukan mengingat penerima bantuan adalah lansia serta menghindari kerumunan sehingga membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19. (Ronny)


