ATAMBUA, The East Indonesia – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Belu, Januaria Awalde Berek, menggelar kegiatan Reses Pertama masa persidangan Tahun Anggaran 2026 di Desa Leuntolu dan Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, pada Kamis (12/03/2025).
Srikandi Gerindra yang merupakan Anggota DPRD kabupaten Belu periode keempat ini membuktikan komitmennya untuk tetap dekat dan mendengar langsung denyut nadi persoalan masyarakat di Kecamatan Raimanuk.
Kehadiran wanita yang akrab disapa Walde Berek bukan sekadar seremoni konstitusi, melainkan wujud kepedulian seorang pemimpin yang peka terhadap kebutuhan mendasar warga.
Dalam suasana dialogis yang hangat, beliau dengan sabar mencatat setiap keluhan dan harapan masyarakat, terutama terkait perbaikan infrastruktur dan optimalisasi aset lahan daerah.
Salah satu, perwakilan masyarakat Desa Leuntolu, Paulus Fahik, dalam kesempatan tersebut menyoroti kondisi Jembatan Auktakak yang kian memprihatinkan. Ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan karena jembatan tersebut merupakan urat nadi bagi warga di beberapa desa.
“Jembatan ini sangat vital. Selain menghubungkan akses pertanian bagi masyarakat Desa Mandeu ke Leuntolu, jembatan ini juga menjadi jalur utama pelayanan kesehatan bagi warga Desa Leuntolu dan Tasain,” ujar Paulus.
Paulus juga menambahkan bahwa akses pendidikan siswa-siswi menuju SMP Mandala dan SMA Negeri Raimanuk sangat bergantung pada jembatan ini. Terlebih lagi, sekitar 70 persen petani hortikultura dari Desa Mandeu menggantungkan mobilitas hasil kebun mereka ke Desa Leuntolu melalui jalur tersebut.
Senada dengan hal itu, tokoh masyarakat lainnya, Even Muda, menyampaikan penegasan terkait pemanfaatan aset daerah.
Ia menyinggung keberadaan lahan LP3T seluas 30 hektare (HA) yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi NTT. Lahan tersebut sebelumnya telah diserahkan oleh suku-suku di Leuntolu kepada pemerintah.
“Kami berharap lahan seluas 30 hektare tersebut dapat dioptimalkan penggunaannya. Masyarakat mengusulkan agar lahan itu dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat ataupun sekolah Pertanian guna menunjang pendidikan lokal,” tegas Even.
Karenanya dalam kesempatan itu, masyarakat mengharapkan bahwa dengan kehadiran Wakil Ketua 1 DPRD kabupaten Belu bisa membawa angin segar dan harapan baru agar potensi lokal khususnya pemanfaatan lahan dapat dikelola lebih maksimal demi peningkatan ekonomi desa.
“Kita harapkan kehadiran Mama Wakil Ketua 1 DPRD Belu bisa memberikan solusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Belu yang lebih merata khususnya di Raimanuk,” pungkas salah satu masyarakat lainnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, dengan integritas dan rekam jejak yang berpihak pada rakyat, Januaria Awalde Berek menegaskan bahwa setiap aspirasi yang diserap dalam reses ini akan menjadi prioritas perjuangan ke tingkat pimpinan DPRD dan berkoordinasi dengan pemerintah Daerah maupun Provinsi dan Pemerintah Pusat.
Politisi Wanita periode keempat di DPRD Belu ini menekankan bahwa perbaikan infrastruktur seperti Jembatan Auktakak dan kepastian pemanfaatan lahan untuk fasilitas publik merupakan prioritas yang harus diperjuangkan demi kesejahteraan masyarakat Raimanuk.(Rony)


