Gelar Judi Sambung Ayam di Masa Pandemi, Dua Penyelenggara Dibekuk

1

SINGARAJA, The East Indonesia – Nekat menggelar judi sambung ayam atau tajen di masa pandemi covid-19, dua orang penyelenggara diamankan jajaran Satreskrim Polres Buleleng. Kedua tersangka diamankan beserta barang bukti ayam aduan, uang tunai, taji serta kurungan ayam.

Kedua tersangka yang diamankan yakni Dewa Gede Gogij Wira Adnyana, 30 tahub warga Banjar Dinas Mandul Desa Panji Kecamatan Sukasada, serta Gusti Ngurah Adi Sudarma, 32 tahun warga Banjar Dinas Dangun Pura, Desa Panji Kecamatan Sukasada. Penangkapan judi sambung ayam ini berdasakan lapora dari masyarakat bahwa ada kegiatan judi tajen atau sambung ayam di wilayah Banjar Dinas Mandul Desa Panji Kecamatan Sukasada. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapati sedang terjadi giat judi sambung ayam di rumah milik tersangka Dewa Gede Gogik. Petugas langsung mengamankan para penyelenggara judi tersebut beserta barang bukti.

Kanit I Pidana Umum Satreskrim Polres Buleleng, Ipda Kevin Simatupang, Selasa (19/1) mengatakan kegita tajen ini dilakukan di masa pandemi covid-19, dan kegiatan judi sambung ayam menimbulka kerumunan orang. Untuk itu pihak kepolisian berhasil mengamankan dua tersangka yang merupakan penyelenggara dan juga barang bukti berupa dua buah taji, satu gulung benang ikat taji, satu buah kurungan ayam, satu ekor ayam yang masih hidup, dua ekor ayam yang sudah mati serta uang tunia Rp. 135 ribu. ” Judi sambung ayam dapat menjadi salah satu penyebaran Covid-19 karena menimbulkan keramain. Dalam bulan Januari ini kita sudah menindak tiga kasus judi sambung ayam.” ungkap Kevin.

Ipda Kevin menambahkan jika kedua tersangka dari pengakuannya baru dua hari menyelenggarakan judi sambung ayam. Dari setiap penyelenggaraan judi sambung ayam, mereka mendapatkan keuntungan.” Kita jerat kedua tersangka dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.” pungkasnya.

Penulis|Wismaya|Editor|Chris

Facebook Comments