Pemda Belu Lakukan Bimtek Penatausahaan SIPD. Ini Kata Bupati Belu!

304
Para peserta "Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kabupaten Belu."FOTO - IST.

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Kabupaten Belu dalam upaya  peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintahan Daerah yang bersih, efektif dan efisien dalam tata kelola Pemerintahan yang baik,  menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan bagi Aparatur Pemerintah Daerah berupa “Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kabupaten Belu.”

Kegiatan yang dilakukan pada Rabu (02/02/2022) sekaligus menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 Tentang Sistim Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dan Pemendagri Nomor 77 Tahun 2020 Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah ini dilakukan di Aula Hotel Matahari Atambua yang  dibuka langsung oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE.,MSi.

Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung sejak hari ini (02/02) sampai dengan tanggal 5 Februari 2022 mendatang yang diisi oleh  para materi / narasumber dari pihak Kemendagri dan Provinsi NTT.

Baca juga :  Pemprov Bali Tetap Penuhi Kewajibam Pemeriksaan Keuangan di Masa Pandemi

Hadir dalam kegiatan tersebut, para pimpinan OPD, Camat, Kepala Bagian, para lurah serta ASN peserta bimtek penatausahaan SIPD di Lingkup Pemkab Belu.

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin menyampaikan bahwa Sistem Informasi Pemerintahan Daerah hadir untuk memberikan jawaban keseluruhan kegiatan pengelolaan keuangan daerah, baik perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pemanfaatan keuangan daerah yang efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab.

Pelaksanaan Bimtek Penatausahaan Keuangan menggunakan aplikasi SIPD merupakan langkah yang tepat dalam rangka menyelaraskan berbagai program dan kegiatan antara Pemerintah Kabupaten sampai dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Kami memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bimbingan teknis Penatausahaan Keuangan Daerah dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah karena dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik di Kabupaten Belu, diantaranya membantu Pemerintah Daerah dalam perencanaan dan menyusun anggaran serta penatausahaan,” pungkasnya.

Baca juga :  Tim Itjenad Laksanakan Wasrik di Korem 091/ASN

Dikatakan bahwa mengingat saat ini sudah memasuki bulan kedua Tahun Anggaran 2022, Pimpinan Daerah berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah dapat melaksanakan seluruh program dan kegiatan yang sudah dianggarkan secara optimal dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap agar seluruh peserta Bimtek Penatausahaan Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan baik dan sungguh-sungguh, sehingga memperoleh pengetahuan dan kemampuan penatausahaan pengelolaan keuangan yang komprehensif, yang pada akhirnya dapat membantu Pemerintah Kabupaten Belu dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik ditempat tugas saudara masing-masing,” ujarnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten Belu juga menyampaikan terimakasih dan berpesan kepada pemateri agar dapat memberikan pelatihan dan bimbingan ini dengan metode yang mudah dipahami oleh peserta, sehingga seluruh materi baik teori maupun praktek yang disampaikan dapat diterima dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Baca juga :  Gubernur BI Nilai Pariwisata Pilihan Tepat Untuk Ekonomi Indonesia

“Kepada para pemateri, kita menyampaikan terimakasih dan berpesan agar dapat memberikan pelatihan dan bimbingan ini dengan metode yang mudah dipahami oleh peserta, sehingga tujuan dari Bimtek

Penatausahaan Keuangan Daerah dalam Sistim Informasi Pemerintah Daerah di
Kabupaten Belu ini dapat terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang optimal, yang pada gilirannya dapat diterapkan pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah dan dapat mewujudkan masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif,” tandasnya.***

Penulis – Ronny|Editor – Igo

Facebook Comments

About Post Author