Butuh Biaya Nikah, Pria di Buleleng Membobol Toko Senapan

23
Tersangka saat di Mapolres Buleleng. Foto : Ist

SINGARAJA, The East Indonesia – Lantaran terbentur biaya pernikahan, Umaro alias Marok (25), Warga Banjar Dinas Kubu Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada nekat melakukan pembobolan toko senapan. Aksinya tidak sendiri melainkan bersama seorang rekannya yakni Agus Manaf untuk mencuri 21 pucuk senapan angin berbagai jenis.

Peristiwa pencurian ini terjadi pada malam pergantian tahun 2021 lalu, dimana pemilik Toko Lubdakan 117, Putu Hardi Pertama yang menjual berbagai jenis senapan angin mengetahui 21 pucuk senapannya hilang. Total kerugian akibat hilangnya berbagai jenis senapan angin ini pun ditaksir mencapai Rp.105 juta. Korban baru melaporkan kejadian pencurian tersebut pada tanggal 1 Mei 2022 ke Polsek Sukasada, setelah mencurigai satu senapan angin yang diservise oleh seseorang. Senapan yang diservise tersebut identik dengan senapan yang hilang.

Baca juga :  Ops Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Tombak” 2018, Datangi 5 Sasaran, Amankan 3 Pengguna Narkoba

Dari laporan tersebut Polsek Sukasada melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut. Dari informasi yang digali dari pemilik senapan yang diservice, polisi berhasil mengamankan pelaku Umaro alias Marok. Pelaku mengakui perbuatannya kepada polisi yang melakukan pencurian pada toko senapan. Pelaku juga mengaku jika aksinya dilakukan bersama temannya yakni Agus Manaf.

Dari pengakuan pelaku Marok, bahwa dirinya butuh uang untuk biaya pernikahan. Ia pun berkeluh kesah kepada Agus Manaf dimana mencari uang. Kemudian Agus Manaf memberi jalan dengan mencuri dan hasilnya dibagi. Pelaku Marok pada saat aksi pencurian menunggu di atas sepeda motor, sedangkan Agus Manaf yang mengeksekusi aksi pencurian. Total ada 21 senapan angin yang berhasil diambil oleh Agus Manaf. “Saya butuh uang untuk biaya nikah, dan atas usulan Manaf saya ikut melakukan aksi itu. Manaf memberikan saya uang Rp. 2 juta dan dua pucuk senapan setelah berhasil mencuri. Senapan saya jual perunit Rp. 1 juta dan uangnya untuk biaya saya menikah,” ucap Marok.

Baca juga :  Sweeping Kendaraan, Satgas Yonif 642 Kapuas berhasil Amankan Pelaku Pembawa Narkoba

Kapolsek Sukasada, AKP Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi di Mapolres Buleleng, Rabu (25/5) mengatakan hanya satu tersangka bisa diamankan dalam kasus ini karena tersangka Agus Manaf sudah meninggal dunia karena gantung diri setahun yang lalu. Pihaknya masih mengembangkan kasus ini karena baru satu barang bukti yang berhasil diamankan sedangkan sisanya belum bisa ditemukan. “ Kita masih kejar barang bukti lain. Tersangka Marok juga diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor yang ditangani Polsek banjar,” paparnya.

Tersangka Marok atas ulahnya dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Penulis|Wismaya

Facebook Comments