Enam Saksi Diperiksa Terkait Kasus Keracunan

19
Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya. Foto : Ist

SINGARAJA, The East Indonesia – Polres Buleleng saat ini telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus keracunan masal yang terjadi pada siswa SMP Negeri Satua Atap 2 Kubutambahan Desa Tampekan pada Sabtu (4/6) lalu. Selain itu polisi juga telah mengirimkan sampel makanan yang dikonsumsi oleh para siswa ke Labfor untuk memastikan penyebab keracunan.

Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Senin (6/6) mengatakan saat ini sudah enam orang saksi yang diperiksa. Enam orang saksi tersebut yakni siswa yang mengalami keracunan, Kepala Sekolah, panitia yang memesan makanan, penyedia nasi bungkus serta penyedia snack. “ iya ada penjual nasi bungkus dan penjual snack yang juga diperiksa. Para siswa selain mengkonsumsi nasi bungkus juga mengkonsumsi snack,” ungkap Sumarjaya.

Baca juga :  Ganja 30 Kilogram Digulung Polresta Denpasar

Selain itu sampel makanan yakni nasi bungkus dan juga snack diambil dan dikirim ke Labfor. “ Dua sampel makanan tersebut sudah dikirim untuk nantinya bisa memastikan penyebab siswa mengalami keracunan. Apakah disebabkan bakteri atau virus yang ada di dalam makanan,” imbuh Sumarjaya.

Terkait dengan kasus ke ranah pidana menurut Sumarjaya itu tergantung dari hasil Labfor nantinya. “Penyidik nantinya akan memutuskan akan dilanjutkan ke pidana atau tidak. Saat ini kita tunggu hasil Labfor,” pungkasnya.

Penulis|Wismaya

Facebook Comments