Sunday, June 21, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sinergi Perbatasan, Kapolres Belu Terima Kunjungan Silaturahmi Komandan UPF PNTL yang Baru

ATAMBUA , The East Indonesia – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., menerima kunjungan kehormatan dari Kepala Polisi Perbatasan Timor Leste (Komandan Unidade Patrulhamentu Fronteira/UPF PNTL), Superintendente Xefe Polisia Calisto Gonzaga, Dip,Jep, Lic,Ap.,Lic.Dir.MD.

Pertemuan ini berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Belu pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

Dalam kunjungan resmi ini, Komandan UPF PNTL didampingi oleh Komandante Polisia Municipio Bobonaro, Superintendente Xefe Damião Da Silva Correia, Lic.Dir.MH, bersama delegasi perwira UPF lainnya.

Kedatangan rombongan dari negara tetangga tersebut disambut langsung oleh Kapolres Belu di ruang kerjanya dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Mengawali dialog, AKBP I Gede Eka Putra Astawa secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada Superintendente Xefe Polisia Calisto Gonzaga atas pelantikannya sebagai Komandan UPF-PNTL yang baru.

Pertemuan strategis yang dikemas dalam bincang santai ini juga dihadiri oleh Kepala Administrator Pengelola PLBN Motaain-Belu, Maria Fatima Rika, S.STP, serta Kabag Ops Polres Belu, AKP I Wayan Budiasa, S.H.

Selain sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat komitmen persaudaraan, momentum ini dimanfaatkan kedua belah pihak untuk mengevaluasi dan membahas penguatan tugas pokok kedinasan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K mengungkapkan, pertemuan ini memiliki makna yang sangat penting dalam menjalankan tugas dalam mencegah serta menanggulangi kejahatan Transnational di wilayah perbatasan NKRI dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

“Masalah perbatasan adalah masalah penting dari setiap negara yang tidak bisa kita abaikan, tidak kita bisa taruh di belakang, masalah yang harus menjadi prioritas bagi kita semua. Karena itu (perbatasan) merupakan awal dan akhir daripada kedaulatan negara dimana banyak sekali tersimpan masalah yang didalam pencegahannya butuh kerja sama antara kedua negara, baik itu transnational crime maupun kejahatan konvensional yang melewati batas wilayah kedua negara,” ungkap Kapolres Belu.

Ditambahkan, “Terlebih kita sama-sama ketahui, Indonesia dan Timor Leste mempunyai sejarah panjang dimana masih ada hubungan keluarga yang sangat kental. Makapertemuan seperti ini sangat penting kita lakukan untuk membangun komunikasi, kolaborasi sehigga setiap permasalahan yang dihadapi bisa diselesaikan secara baik bahkan tidak perlu menggunakan jalur formal”.

Senada dengan Kapolres Belu, Komandan UPF PNTL, Calisto Gonzaga, Dip,Jep, Lic,Ap.,Lic.Dir.MD menyampaikan, pertemuan ini penting untuk meningkatkan komunikasi, membangun kepercayaan antara aparat keamanan kedua negara serta mencegah dan menanggulangi potensi pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.

Acara silahturami ini diakhiri dengan saling bertukar cinderamata antara Kapolres Belu, Komandan UPF PNTL dan Komandante polisia Municipio Bobonaro serta foto bersama di ruang kerja Polres Belu. (Ronny)

Popular Articles